Tuhan tetap hadir di pembuangan
Yehezkiel 11:16
Janji Pemulihan di Tengah Penghukuman
PerikopJanji Pembaruan bagi Israel · Yehezkiel 11:14-25 →““Karena itu, katakanlah: Beginilah firman Tuhan ALLAH, ‘Meskipun Aku telah membuang mereka jauh ke antara bangsa-bangsa, dan meskipun Aku telah menyerakkan mereka ke antara negeri-negeri, tetapi Aku akan menjadi tempat kudus bagi mereka untuk sementara di negeri-negeri yang mereka datangi.’”Yehezkiel 11:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Oleh sebab itu katakanlah: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Walaupun Aku membawa mereka jauh-jauh di antara bangsa-bangsa dan menyerakkan mereka di negeri-negeri itu dan Aku menjadi tempat kudus yang sedikit artinya bagi mereka di negeri-negeri di mana mereka datang,”Yehezkiel 11:16 · TB
Terjemahan Baru
“Sebab itu, sampaikanlah pesan-Ku ini kepada teman-temanmu dalam pembuangan, bahwa Akulah yang membawa mereka jauh-jauh ke antara bangsa-bangsa dan menyebarkan mereka di negeri-negeri itu. Namun sementara mereka ada di sana, Aku akan mendampingi mereka.”Yehezkiel 11:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Therefore say, Thus saith the Lord GOD; Although I have cast them far off among the heathen, and although I have scattered them among the countries, yet will I be to them as a little sanctuary in the countries where they shall come.”Yehezkiel 11:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 11:16?
Meskipun Tuhan membuang orang Israel ke bangsa-bangsa lain, Dia berjanji untuk menjadi tempat kudus bagi mereka selama mereka di pembuangan. Artinya, Tuhan tidak meninggalkan mereka; kehadiran-Nya bisa dirasakan di mana pun mereka berada, bahkan di tanah asing.
Latar belakang
Tuhan menjadi bait bagi para buangan
Para pemimpin Yerusalem menganggap orang buangan telah dijauhkan dari Tuhan, tetapi Tuhan menyatakan bahwa justru di pembuangan itulah Ia menjadi tempat kudus bagi mereka. Ini membalikkan anggapan bahwa kehadiran Tuhan terbatas pada Bait Allah di Yerusalem.
Di mana
Babilonia (pembuangan)
Penglihatan Yehezkiel di negeri orang Kasdim
Kapan
~593 SM
Pembuangan Babilonia
Yang berbicara
Tuhan
Allah Israel yang berdaulat namun dekat
Kepada
Orang Israel dalam pembuangan
Mereka yang dibuang jauh dari tanah kelahiran
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לֹא
lo · tidak
kata negasi yang menunjukkan penolakan atau pembatalan.
מִקְדָּשׁ
miqdash · tempat kudus
tempat khusus untuk hadirat Allah, sering dikaitkan dengan Bait Suci.
מְעַט
me'at · sementara
sedikit, sebentar, atau sementara waktu.
Tuhan menegaskan penolakan-Nya terhadap anggapan, tetapi memakai kata miqdash untuk menyatakan bahwa Ia sendiri menjadi tempat kudus—bukan tempat fisik—bagi umat di pembuangan, meski hanya untuk sementara.
Tahukah kamu
Frasa 'tempat kudus' di negeri asing
Frasa 'tempat kudus' dalam Ibrani adalah 'mikdash me'at', yang bisa diartikan 'bait kudus yang kecil' atau 'kekudusan yang sementara'.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 11:16
Yesaya 57:15
Hadirat bagi yang terbuang
“Aku berdiam di tempat yang tinggi dan kudus, tetapi juga bersama orang yang remuk dan rendah hati.”
Kisah Para Rasul 7:48
Tuhan tak terbatas
“Yang Mahatinggi tidak diam di dalam kuil-kuil yang dibuat oleh tangan manusia.”
Wahyu 21:3
Hadirat-Nya menyertai
“Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia, dan Ia akan diam bersama-sama mereka.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 11:16
✕ Sering dikira
Tuhan hanya menyebut bait kudus sebagai ganti Bait Suci, tanpa makna khusus.
✓ Yang sebenarnya
Ini revolusioner: tempat kudus adalah Tuhan sendiri, bukan bangunan, dan tersedia bahkan di tengah pembuangan.
✕ Sering dikira
Perkataan 'untuk sementara' berarti kasih Tuhan hanya sementara.
✓ Yang sebenarnya
'Sementara' menunjukkan keterbatasan waktu pembuangan, bukan kasih yang berubah; Ia hadir sepanjang itu.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 11:16
Tuhan tidak terbatas pada satu tempat atau bangunan. Saat kita merasa terbuang atau berada dalam situasi sulit, Tuhan tetap menyertai kita. Kita bisa menemukan kekudusan dan perlindungan dalam Dia di mana pun kita berada.
Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah tempat kudusku di mana pun aku berada. Saat aku merasa jauh, ingatkan aku bahwa Engkau selalu dekat. Amin.