Takhta di Atas Kerub

Yehezkiel 10:1

Kemuliaan Allah Meninggalkan Bait Suci

PerikopKemuliaan TUHAN Meninggalkan Bait Suci · Yehezkiel 10:1-22 →
“Kemudian, aku melihat, dan tampaklah di langit, di atas kepala kerub itu, sesuatu seperti batu safir, dan wujudnya seperti sebuah takhta.”

Yehezkiel 10:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 10:1?

Yehezkiel melihat penglihatan tentang takhta Allah di atas kerub. Batu safir dan takhta melambangkan kemuliaan dan kedaulatan Allah yang memerintah dari surga.

Latar belakang

Penglihatan Takhta Allah

Yehezkiel melihat langit terbuka dan di atas kepala kerub ada sesuatu seperti batu safir yang berbentuk takhta. Ini adalah penglihatan kemuliaan Allah yang akan segera meninggalkan Bait Suci.

Di mana

Babel (dekat Sungai Kebar)

Penglihatan di tepi Sungai Kebar

Kapan

~593 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembuangan Yehuda
Penghancuran Bait Suci
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yehezkiel

Imam dan nabi di pembuangan, ~30 tahun

O

Kepada

Orang-orang buangan di Babel

Orang Israel yang tinggal di pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁמַיִם

shamayim · langit

Langit, tempat kediaman Allah

כִּסֵּא

kisse · takhta

Kursi kerajaan, simbol otoritas

סַפִּיר

sappir · safir

Batu permata biru yang sangat berharga

Kemuliaan Allah digambarkan dengan bahasa yang indah dan agung, tetapi ini bukan sekadar estetika; itu menunjukkan kedaulatan Allah yang duduk di atas takhta.

Tahukah kamu

Batu Safir di Alkitab

Dalam Alkitab, batu safir sering dikaitkan dengan takhta Allah, seperti yang juga terlihat di Keluaran 24:10.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 10:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 10:1

✕  Sering dikira

Ayat ini berarti Allah secara harfiah duduk di atas batu safir.

✓  Yang sebenarnya

Bahasa ini adalah penglihatan simbolis untuk menyampaikan keagungan dan kemuliaan Allah.

✕  Sering dikira

Kerub di sini adalah malaikat biasa yang menjaga takhta.

✓  Yang sebenarnya

Kerub adalah makhluk surgawi yang mengelilingi takhta Allah, melambangkan hadirat-Nya.

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 10:1

Tuhan kita adalah Raja yang berdaulat atas segalanya, dan takhta-Nya adalah tempat yang kudus. Ketika hidup terasa kacau, ingatlah bahwa Allah masih memegang kendali dan layak disembah dalam kekudusan-Nya.

Tuhan, mampukan aku untuk selalu menyadari kehadiran-Mu yang mulia dan tunduk pada pemerintahan-Mu yang kudus, Amin.