Dua Belas Suku Disegel

Wahyu 7:6

Meterai Perlindungan dan Kemenangan

dari suku Asyer 12.000, dari suku Naftali 12.000, dari suku Manasye 12.000,

Wahyu 7:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Wahyu 7:6?

Wahyu 7:6 melanjutkan daftar suku yang disegel: Asyer, Naftali, dan Manasye. Ini menekankan bahwa penyegelan Allah tidak pandang bulu dan menjangkau seluruh umat pilihan-Nya, tak peduli asal-usul atau sejarah mereka.

Latar belakang

Meterai untuk Suku Israel

Yohanes mendengar jumlah 144.000 yang disegel, terdiri dari 12.000 dari setiap suku Israel. Daftar suku dimulai dari Yehuda, lalu Ruben, Gad, dan seterusnya.

Di mana

Pulau Patmos, Yunani

Dalam penglihatan

Kapan

~95 M

Akhir zaman

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembukaan segel
Tujuh sangkakala
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yohanes

Rasul, tua, diasingkan di Patmos

P

Kepada

Pembaca kitab Wahyu

Jemaat Kristen abad pertama

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἐκ φυλῆς Ἀσήρ

ek phylēs Asēr · dari suku Asyer

berasal dari kelompok keluarga Asyer, anak Yakub

δώδεκα χιλιάδες

dōdeka chiliades · 12.000

dua belas ribu, angka simbolis kelengkapan

ἐσφραγισμένοι

esphragismenoi · dimeteraikan

ditandai dengan segel sebagai milik Allah

Frasa 'dari suku ... 12.000' menunjukkan perlakuan yang sama untuk setiap suku, menekankan kesetaraan dan kelengkapan umat Allah.

Tahukah kamu

Suku Asyer dan Manasye

Suku Asyer sering dikaitkan dengan berkat dan kemakmuran (Kejadian 49:20). Manasye tidak biasa disebut dalam daftar suku karena biasanya digantikan oleh suku Dan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Wahyu 7:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Wahyu 7:6

✕  Sering dikira

Berpikir 12.000 dari suku Asyer adalah angka harfiah dan hanya orang Yahudi yang diselamatkan.

✓  Yang sebenarnya

Angka 12.000 simbolis; Yohanes melihat kumpulan besar dari segala bangsa juga diselamatkan (ayat 9).

✕  Sering dikira

Mengira urutan suku tidak penting atau acak.

✓  Yang sebenarnya

Urutan suku mungkin mencerminkan daftar dari Perjanjian Lama, tetapi penempatan Yehuda pertama menonjolkan garis Kristus.

Renungan

Renungan Singkat Wahyu 7:6

Allah tidak memilih berdasarkan kasta atau masa lalu. Kita dipanggil untuk menerima semua orang apa adanya dan membagikan kasih Allah tanpa syarat, seperti yang Dia lakukan kepada kita.

Tuhan, ampunilah aku bila aku pernah membeda-bedakan orang; ubahlah hatiku agar mengasihi seperti Engkau mengasihi semua orang tanpa syarat. Amin.