Daging Semua Bangsa

Wahyu 19:18

Perjamuan Kawin Anak Domba & Kemenangan

supaya kamu dapat makan daging para raja, daging para panglima, daging orang-orang kuat, daging kuda-kuda dan mereka yang duduk di atasnya, dan daging semua orang, baik itu orang bebas maupun orang merdeka, orang kecil maupun orang besar.”

Wahyu 19:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Wahyu 19:18?

Panggilan burung-burung untuk memakan daging semua orang, dari raja hingga budak, menekankan bahwa penghakiman Allah itu adil dan merata tanpa memandang status sosial. Ini merupakan kepastian bahwa tidak ada yang luput dari penghakiman-Nya.

Latar belakang

Daftar Musuh yang Dikalahkan

Malaikat merinci siapa saja yang akan menjadi santapan burung: raja-raja, panglima, orang kuat, kuda dan penunggangnya, orang bebas dan hamba, kecil dan besar. Ini menunjukkan bahwa tidak ada yang terlalu kuat atau terlalu rendah untuk luput dari penghakiman Allah.

Di mana

Pulau Patmos

Dalam penglihatan, lanjutan seruan malaikat

Kapan

~95 M

Akhir zaman

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Burung-burung dipanggil
Binatang ditangkap
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yohanes

Rasul tua, diasingkan di Patmos

P

Kepada

Pembaca Kitab Wahyu

Jemaat Kristen awal yang menghadapi penganiayaan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

σάρξ

sárx · daging

Daging secara harfiah, tetapi juga bisa melambangkan kelemahan manusia dan keberadaan jasmani.

βασιλεύς

basileús · raja

Penguasa tertinggi dalam suatu daerah.

χιλίαρχος

chilíarchos · panglima

Komandan militer, biasanya memimpin seribu tentara.

Daging raja dan panglima berarti kekuasaan dan kekuatan militer pun tidak bisa menyelamatkan dari penghakiman. Semua yang mengandalkan kekuatan jasmani akan berakhir seperti makanan burung.

Tahukah kamu

Tema kuno

Gambaran burung memakan daging musuh sudah ada dalam Perjanjian Lama, seperti dalam nubuat tentang Gog dan Magog. Yohanes memakai gambaran yang akrab bagi pembaca Yahudi untuk menekankan kepastian kemenangan Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Wahyu 19:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Wahyu 19:18

✕  Sering dikira

Menganggap ini ajakan untuk membenci manusia.

✓  Yang sebenarnya

Ini gambaran kemenangan Allah atas musuh-Nya, bukan kebencian pribadi.

✕  Sering dikira

Mengira ini benar-benar terjadi secara harfiah di bumi.

✓  Yang sebenarnya

Bahasa kiasan menunjukkan kehancuran total dan kepastian penghakiman.

Renungan

Renungan Singkat Wahyu 19:18

Kita tidak boleh membedakan orang berdasarkan kedudukan atau kekayaan. Semua orang sama di hadapan Allah. Penting bagi kita untuk hidup dalam kerendahan hati dan berbagi kasih Kristus kepada semua orang.

Bapa, ajar kami untuk melihat setiap orang sebagai berharga di mata-Mu, dan hidup dalam hormat kepada-Mu. Amin.