Malaikat undang ke jamuan
Wahyu 19:17
Jamuan Makan Besar Allah
“Kemudian, aku melihat seorang malaikat berdiri di dalam matahari. Ia berseru dengan suara keras kepada semua burung yang terbang di langit, “Mari, berkumpullah untuk ikut dalam jamuan makan besar Allah,”Wahyu 19:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu aku melihat seorang malaikat berdiri di dalam matahari dan ia berseru dengan suara nyaring kepada Wahyu 19.18–20 66 semua burung yang terbang di tengah langit, katanya: "Marilah ke sini dan berkumpullah untuk turut dalam perjamuan Allah, perjamuan yang besar,”Wahyu 19:17 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu saya melihat seorang malaikat berdiri di atas matahari. Dengan suara yang keras ia berseru kepada semua burung yang terbang di udara, "Marilah berkumpul untuk menghadiri pesta besar yang dirayakan oleh Allah!”Wahyu 19:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Di langit, saya melihat malaikat berdiri menginjak matahari sambil berseru-seru, “Hai semua burung yang terbang di langit, marilah ke sini! Datanglah dan makanlah dalam pesta kemenangan besar yang disediakan Allah bagi kalian!”Wahyu 19:17 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And I saw an angel standing in the sun; and he cried with a loud voice, saying to all the fowls that fly in the midst of heaven, Come and gather yourselves together unto the supper of the great God;”Wahyu 19:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Wahyu 19:17?
Malaikat berdiri di bawah matahari memanggil burung-burung untuk datang ke 'jamuan makan besar Allah', yang menggambarkan penghakiman yang akan menimpa orang-orang jahat. Ini adalah gambaran yang kontras dengan jamuan perkawinan Anak Domba, menekankan akibat dari menolak Allah.
Latar belakang
Undangan ke Jamuan Kemenangan Akhir
Malaikat memanggil semua burung di langit untuk berkumpul untuk jamuan makan besar—bukan untuk merayakan tetapi untuk menyaksikan penghakiman atas mereka yang telah menentang Allah. Ini adalah simbol bahwa alam semesta itu sendiri menjadi kesaksian dan agen dari keadilan Allah.
Kapan
~95 M
Sesaat sebelum pertempuran akhir dimulai
Yang berbicara
Malaikat yang berdiri di matahari
Mengumumkan jamuan makan para burung—penghakiman atas mereka yang menolak Allah
Kepada
Semua burung di langit
Diundang untuk menjadi pelaksana keadilan atas musuh-musuh Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἄγγελος
angelos · Angel
Utusan atau pesan pembawa; dalam konteks ini, pelaksana rencana Allah
δεῖπνον
deipnon · Feast
Perjamuan atau makanan bersama; di sini, simbol keadilan yang dijalankan
δεῖπνον
deipnon · Supper
Makanan malam; dalam konteks penghakiman, makna yang gelap dan mengingatkan
Jamuan makan ini bukan perayaan kekerasan tetapi pengakuan bahwa keadilan Allah akan ditegakkan di hadapan semua makhluk—bahkan alam semesta akan menyaksikan.
Tahukah kamu
Burung Dijadikan Saksi dan Peserta dalam Penghakiman Alkitab
Dalam berbagai visi kenabian, burung sering dipanggil sebagai peserta dalam penghakiman. Ini melambangkan bahwa keadilan Allah tidak terbatas pada manusia—seluruh ciptaan terlibat dalam dan menyaksikan pemulihan dunia yang rusak. Burung adalah saksi yang tidak dapat ditarik keputusan mereka, tidak dapat dibeli.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Wahyu 19:17
Yesaya 34:4-8
Burung dan jamuan penghakiman
“Burung-burung akan makan daging mereka... Tuhan punya hari balas dendam”
Yehezkiel 39:17-20
Jamuan makan di mana burung menjadi peserta
“Undanglah setiap burung dan binatang buas untuk jamuan makan besar”
Matius 24:28
Burung sebagai tanda dari kematian yang akan datang
“Di mana bangkai itu, di sana burung-burung elang akan berkumpul”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Wahyu 19:17
✕ Sering dikira
Jamuan makan burung adalah perayaan kekerasan dan sadisme dari Allah
✓ Yang sebenarnya
Jamuan ini adalah simbol penghakiman yang adil; keadilan Allah melibatkan penghentian kekerasan dan penindasan
✕ Sering dikira
Burung diminta untuk membunuh musuh-musuh Allah
✓ Yang sebenarnya
Burung dipanggil menyaksikan—keadilan akan ditegakkan dan alam semesta akan menjadi saksi
Renungan
Renungan Singkat Wahyu 19:17
Ada dua undangan dalam hidup ini: jamuan keselamatan dan jamuan penghakiman. Undangan keselamatan masih terbuka bagi kita. Marilah kita merespons dengan iman, bukan menunda-nunda.
Tuhan, terima kasih untuk undangan keselamatan-Mu; mampukan kami untuk hidup layak di hadapan-Mu. Amin.