Semua kemewahan hilang selamanya
Wahyu 18:14
Jatuhnya Babel
“Mereka akan berkata, “Buah yang diingini jiwamu sudah hilang darimu, semua yang mewah dan indah telah lenyap darimu, dan tidak akan ditemukan lagi.””Wahyu 18:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan mereka akan berkata: "Sudah lenyap buah-buahan yang diingini hatimu, dan segala yang mewah dan indah telah hilang dari padamu, dan tidak akan ditemukan lagi."”Wahyu 18:14 · TB
Terjemahan Baru
“Para pedagang berkata kepada wanita itu, "Semua yang engkau ingin miliki sudah tidak ada lagi, dan segala kemewahan dan kementerenganmu sudah hilang. Engkau tidak akan menemukannya lagi!"”Wahyu 18:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jadi para pedagang itu akan meratap,“Oh, sungguh kasihan penduduk Babel! Mereka sudah kehilangan semua barang mahal yang mereka inginkan. Segala kemewahan dan keindahan mereka sudah dibinasakan. Mereka tidak akan melihat semua itu lagi!””Wahyu 18:14 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the fruits that thy soul lusted after are departed from thee, and all things which were dainty and goodly are departed from thee, and thou shalt find them no more at all.”Wahyu 18:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Wahyu 18:14?
Orang-orang yang bergantung pada Babel akan meratap karena semua yang mereka inginkan dan nikmati telah hilang untuk selamanya. Ini adalah gambaran keputusasaan saat segala hal yang menjadi sandaran hidup musnah. Babel tidak bisa lagi memberikan kepuasan yang dijanjikannya.
Latar belakang
Setiap keinginan jiwa musnah
Dari buah-buahan yang diinginkan hingga perhiasan dan kain mewah—semuanya hilang dari Babel. Para pedagang merealisasikan bahwa ini bukan hanya kerugian sementara atau kerusakan yang dapat diperbaiki. Tidak akan ada lebih banyak pembeli. Tidak akan ada lebih banyak penjual. Tidak akan ada lebih banyak kemewahan. Semuanya telah lenyap selamanya.
Di mana
Babel yang kehancuran telah mencuri kesenangan
Toko-toko dan istana yang pernah penuh sekarang kosong
Kapan
~95 M
Realisasi permanensi kehilangan
Yang berbicara
Pedagang Babel
Mereka yang mengalami kerugian total
Kepada
Semua yang menginginkan barang-barang mewah
Mereka yang tidak lagi dapat memanjakan diri
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ὀπώρα
opōra · fruit
Buah musim gugur, kemewahan; hal-hal yang mahal dan langka
ἀπέρχομαι
aperchomai · perished
Pergi, lenyap selamanya; tidak ada harapan untuk kembali
λαμπρός
lampros · splendid
Bersinar, indah; keindahan material yang telah hilang untuk selamanya
Apa yang diinginkan oleh jiwa manusia dalam dunia—kemewahan, keindahan, dan kenyamanan—akan hilang ketika sistem yang memungkinkan hal itu dihancurkan oleh keputusan ilahi.
Tahukah kamu
Buah yang 'diingini jiwa' adalah ungkapan tentang keinginan
Dalam teologi Alkitab, 'jiwa' (psychē) sering mewakili seluruh kepribadian dan keinginan seseorang. Ketika Alkitab berbicara tentang 'buah yang diingini jiwa', itu mengacu pada apa yang benar-benar kita inginkan—barang-barang yang kita pikir akan membuat kita bahagia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Wahyu 18:14
Pengkhotbah 2:10-11
Tentang ketiadaan makna dalam mengumpulkan kekayaan material
“Aku mengumpulkan emas dan perak... tetapi semua ini sia-sia dan pengejar angin”
Markus 8:37
Tentang nilai sejati yang berbeda dari apa yang dunia hargai
“Atau apakah seseorang dapat memberikan sesuatu untuk ditukar dengan nyawanya? Tidak, jiwa-Nya tidak ternilai harganya”
1 Petrus 1:24-25
Tentang sifat sementara dari semua hal material dan keabadian dari hal-hal rohani
“Semua daging seperti rumput... rumput mati dan bunga layu... tetapi firman Tuhan tetap selamanya”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Wahyu 18:14
✕ Sering dikira
Pedagang hanya meratapi kehilangan bisnis sementara
✓ Yang sebenarnya
Pedagang merealisasikan bahwa kehilangan adalah permanen dan final—tidak akan ada pemulihan atau penggantian sistem perdagangan Babel
✕ Sering dikira
Keinginan jiwa adalah hal yang baik dan terpenuhi seharusnya
✓ Yang sebenarnya
Keinginan jiwa terhadap kemewahan material adalah ilusi yang akan diambil dari mereka yang mempercayainya sebelum Tuhan
Renungan
Renungan Singkat Wahyu 18:14
Saat kita kehilangan hal-hal yang kita andalkan, ingatlah bahwa hanya Tuhan yang tidak pernah berubah. Putuskan untuk menaruh harapan pada-Nya, bukan pada hal-hal yang bisa hilang.
Ya Bapa, teguhkan hati kami untuk berharap hanya kepada-Mu, karena Engkau sumber kepuasan sejati. Amin.