Gempa bumi dahsyat, sepersepuluh kota runtuh
Wahyu 11:13
Penghakiman Ilahi Atas Kota Besar
“Dan, pada saat itu, terjadilah gempa bumi yang dahsyat sehingga sepersepuluh kota itu runtuh; dan tujuh ribu orang mati karena gempa bumi itu, dan yang tidak mati menjadi sangat takut, lalu memuliakan Allah yang di surga.”Wahyu 11:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pada saat itu terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan sepersepuluh bagian dari kota itu rubuh, dan tujuh ribu orang mati oleh gempa bumi itu dan orang-orang lain sangat ketakutan, lalu memuliakan Allah yang di sorga. Wahyu 11.14–18 37”Wahyu 11:13 · TB
Terjemahan Baru
“Maka pada waktu itu terjadilah gempa bumi yang dahsyat. Sepersepuluh bagian dari kota itu hancur, dan tujuh ribu orang tewas oleh karena gempa bumi itu. Orang-orang lainnya menjadi takut sekali, lalu mereka memuji kebesaran Allah di surga.”Wahyu 11:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Pada waktu itu akan terjadi gempa bumi yang hebat. Gempa itu menghancurkan sepersepuluh dari kota Yerusalem dan tujuh ribu orang akan mati. Selebihnya yang tidak mati akan sangat ketakutan dan mengaku, “Sungguh, Allah yang memerintah dari surga sangat berkuasa!””Wahyu 11:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the same hour was there a great earthquake, and the tenth part of the city fell, and in the earthquake were slain of men seven thousand: and the remnant were affrighted, and gave glory to the God of heaven.”Wahyu 11:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Wahyu 11:13?
Pada saat itu terjadi gempa bumi dahsyat yang meruntuhkan sepersepuluh kota dan menewaskan tujuh ribu orang. Ini menunjukkan kuasa Allah yang nyata dan menjadi peringatan bagi mereka yang selamat untuk bertobat dan memuliakan Allah. Peristiwa ini juga menandakan bahwa murka Allah sungguh nyata dan tidak bisa dianggap remeh.
Latar belakang
Gempa Bumi Sebagai Bukti Tuhan
Pada saat dua saksi naik ke surga, gempa bumi dahsyat terjadi. Sepersepuluh kota runtuh dan tujuh ribu orang mati. Mereka yang tidak mati menjadi sangat takut dan memuliakan Allah yang di surga. Ini adalah penghakiman ilahi yang nyata—Tuhan sendiri menghukum mereka yang membunuh saksi-Nya. Tidak ada yang dapat disangkal—semua orang melihat kebesaran Tuhan.
Di mana
Kota besar (Yerusalem)
Dua pertiga kota runtuh dalam gempa dahsyat
Kapan
~96 M
Saat dua saksi diangkat ke surga
Yang berbicara
Malaikat Pencerita
Melaporkan hukuman ilahi yang menyertai naik-nya dua saksi
Kepada
Yohanes & penghuni bumi
Menyaksikan penghakiman ilahi atas Yerusalem
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
σεισμὸς
seismos · earthquake
Gempa bumi atau gemetar—tanda kehadiran dan kebesaran Tuhan
τὸ δέκατον
to dekaton · tenth
Sepersepuluh—fraksi yang signifikan, proporsi penghakiman
ἐγένοντο ἐν φόβῳ
egenonto en phobo · became afraid
Menjadi takut—respons wajar terhadap kekuatan Tuhan yang nyata
Gempa bumi (seismos) menghancurkan sepersepuluh kota (to dekaton), dan mereka yang selamat menjadi takut (egenonto en phobo), belajar takut akan Tuhan.
Tahukah kamu
Sepersepuluh—Proporsi yang Signifikan
Sepersepuluh adalah fraksi yang signifikan dalam Alkitab—sering mewakili bagian yang dipilih atau yang dihakimi. Bahwa sepersepuluh kota runtuh menunjukkan bahwa penghakiman Tuhan sangat nyata, tetapi bukan penghancuran total. Cukup untuk membangunkan mereka, cukup untuk membuat mereka takut, tetapi tidak sepenuhnya menghancurkan semua orang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Wahyu 11:13
Wahyu 6:12-14
Gempa bumi sebagai tanda penghakiman ilahi
“Dan aku melihat ketika Anak Domba membuka segel yang keenam, terjadilah gempa bumi yang dahsyat... Dan setiap gunung dan pulau dipindahkan dari tempatnya.”
Yesaya 29:5-6
Penghakiman ilahi atas mereka yang menentang Tuhan
“Tetapi musuh-musuhmu akan menjadi seperti abu halus, dan mereka yang menindas kamu akan terbang seperti debu... Karena Tuhan akan datang dengan kilat... dan dengan kemarahan-Nya untuk membawa kembali umat-Nya.”
Keluaran 11:8
Tanda-tanda ajaib sebagai hukuman atas penolakan
“Maka Musa pergi keluar dari hadapan Firaun dalam amarah yang panas. Tuhan berkata kepada Musa: 'Firaun tidak akan mendengarkan kalian, sehingga tanda-tanda ajaib saya akan berlipat ganda di bumi Mesir.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Wahyu 11:13
✕ Sering dikira
Gempa bumi adalah kebetulan alam, bukan hukuman Tuhan
✓ Yang sebenarnya
Gempa bumi terjadi tepat saat dua saksi naik ke surga—timing ini menunjukkan bahwa itu adalah tindakan ilahi yang disengaja
✕ Sering dikira
Penghakiman ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak peduli dengan umat-Nya
✓ Yang sebenarnya
Penghakiman ini menunjukkan bahwa Tuhan sangat peduli dengan umat-Nya—Dia menghukum mereka yang menyakiti saksi-Nya dan membunuh yang tidak bersalah
Renungan
Renungan Singkat Wahyu 11:13
Ketika bencana terjadi, kita sering bertanya mengapa. Namun, ayat ini mengingatkan bahwa Allah dapat memakai peristiwa sulit untuk menarik perhatian kita dan memimpin kita kepada-Nya. Sudahkah kita merespons dengan takut akan Tuhan dan memuliakan-Nya dalam setiap keadaan?
Tuhan, ajar aku untuk selalu memuliakan-Mu dalam setiap peristiwa, baik suka maupun duka, dan berikan aku hati yang takut akan Engkau. Amin.