Keluar dan Berpisah dari yang Najis
2 Korintus 6:17
Jangan Pasangan yang Tidak Seimbang
““Karena itu, keluarlah kamu dari tengah-tengah mereka, dan berpisahlah,” kata Tuhan. “Dan, janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu.””2 Korintus 6:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu.”2 Korintus 6:17 · TB
Terjemahan Baru
“Sebab itu, tinggalkanlah orang-orang yang tidak mengenal Allah itu, dan pisahkanlah dirimu dari mereka. Janganlah berhubungan sama sekali dengan yang najis, maka Aku akan menerima kamu.”2 Korintus 6:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Jadi, keluarlah dari antara orang-orang yang jahat itudan pisahkanlah diri kalian masing-masing dari mereka, kata TUHAN. Jangan menyentuh barang najis mereka, maka Aku akan menerima kamu.””2 Korintus 6:17 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Wherefore come out from among them, and be ye separate, saith the Lord, and touch not the unclean thing; and I will receive you,”2 Korintus 6:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Korintus 6:17?
Ayat ini mengutip nabi Yesaya: umat Allah dipanggil untuk keluar dari lingkungan yang najis dan berpisah dari hal-hal yang mencemari. Janjinya, Allah akan menerima mereka sebagai umat-Nya.
Latar belakang
Keluar seperti Israel keluar dari Babel
Kutipan ini terutama dari Yesaya 52:11, yang memanggil para imam yang membawa peralatan Bait dari pembuangan Babel untuk 'keluar dan berpisah'. Paulus mengaplikasikan seruan historis itu kepada jemaat Korintus: seperti Israel harus keluar dari Babel yang penuh berhala, demikian orang Korintus harus berpisah dari keterkaitan dengan penyembahan berhala. Ini bukan sekadar ajaran — ini adalah perintah yang berakar pada identitas historis umat Allah.
Di mana
Makedonia (kemungkinan Filipi)
Paulus mengutip nubuat nabi dan mengaplikasikannya sebagai panggilan untuk pemisahan dari dunia yang berlawanan dengan Allah
Kapan
~55 M
Perjalanan Misi Ketiga Paulus
Yang berbicara
Paulus
Rasul, mantan penganiaya, kini duta Kristus ke bangsa-bangsa
Kepada
Jemaat Korintus
Orang percaya di kota yang penuh kuil berhala dan budaya penyembahan politeistis
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐξέλθατε
keluarlah · come out/exit
Perintah yang tegas dan segera. Bukan 'pertimbangkan untuk keluar' tapi 'keluarlah sekarang'. Arah geraknya jelas: jauh dari, bukan tetap di dalam.
ἀφορίσθητε
berpisahlah · be separate/set apart
Dari kata yang sama dengan 'Farisi' (pharisaios) — yang dipisahkan. Tapi di sini bukan pemisahan kebanggaan diri, tapi pemisahan yang dipanggil Allah.
εἰσδέξομαι
menerima · I will receive/welcome
Future tense — janji yang akan digenapi. Pemisahan dari yang najis adalah prasyarat untuk 'diterima' oleh Allah. Bukan ganjaran untuk usaha sendiri, tapi respons Allah kepada ketaatan.
Exelthate (keluarlah) + aphoristhēte (berpisahlah) = kondisi untuk eisdexomai (Aku akan menerima kamu). Ini bukan keselamatan berdasarkan perbuatan — ini adalah respons ketaatan terhadap kasih Allah yang sudah terlebih dahulu dinyatakan. Pemisahan dari yang najis bukan upaya membeli kasih Allah, tapi cara hidup yang konsisten dengan identitas sebagai Bait Allah yang hidup.
Tahukah kamu
Yesaya 52:11 adalah seruan untuk para imam membawa kembali bejana Bait
Konteks asli Yesaya 52:11 sangat spesifik: para imam yang membawa perkakas suci Bait Allah dari Babel disuruh 'jangan menyentuh yang najis' karena mereka membawa yang suci. Paulus mengambil prinsip itu dan memperluas jangkauannya: semua orang percaya kini adalah 'imam' yang membawa 'kekudusan' Allah. Keluarnya mereka dari kekotoran bukan opsional — ini adalah konsekuensi dari identitas mereka sebagai pembawa kehadiran Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Korintus 6:17
Yesaya 52:11
Sumber kutipan langsung — seruan kepada imam membawa bejana Bait keluar dari Babel.
“Enyahlah, enyahlah, keluarlah dari sana! Janganlah kamu menyentuh apa yang najis! Keluarlah dari tengah-tengahnya, jadilah tahir...”
Wahyu 18:4
Pola yang sama di Wahyu: seruan 'keluarlah' dari sistem yang berlawanan dengan Allah.
“Dan aku mendengar suara lain dari surga berkata: Keluarlah dari padanya, hai umat-Ku, supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya...”
Roma 12:2
Tidak menjadi serupa dengan dunia — dimensi internal dari pemisahan yang Paulus maksudkan di sini.
“Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaruan budimu...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Korintus 6:17
✕ Sering dikira
'Keluarlah dari tengah-tengah mereka berarti orang Kristen harus membentuk komunitas tertutup dan tidak berinteraksi dengan dunia luar.'
✓ Yang sebenarnya
Paulus sendiri aktif pergi ke pasar, sinagoge, dan tempat-tempat publik untuk berinteraksi dengan semua orang. 'Keluar' di sini adalah tentang keterkaitan yang fundamental pada nilai dan praktik penyembahan yang berlawanan, bukan isolasi sosial total.
✕ Sering dikira
'Janganlah menjamah apa yang najis berarti ada hal-hal, tempat, atau orang tertentu yang secara inheren najis dan harus dihindari secara fisik.'
✓ Yang sebenarnya
Yesus membalik konsep ini — Dia menyentuh orang kusta dan orang mati tanpa menjadi najis. 'Tidak menjamah yang najis' lebih tentang tidak ikut serta dalam praktik penyembahan yang menentang Allah.
Renungan
Renungan Singkat 2 Korintus 6:17
Ada kalanya kita perlu membuat keputusan berani untuk meninggalkan kebiasaan atau lingkungan yang menjauhkan dari Tuhan. Pemisahan ini bukan untuk menjadi eksklusif, tetapi untuk menjaga kekudusan.
Tuhan, berikan aku keberanian untuk meninggalkan hal-hal yang najis dalam hidupku, dan terimalah aku sebagai anak-Mu yang kudus. Amin.