Takut mati di hadapan Tuhan
Ulangan 5:25
Dekalog: Perjanjian dan Sepuluh Hukum
PerikopUmat Takut akan Allah · Ulangan 5:22-27 →“Namun, jika kami mendengar suara TUHAN, Allah, kami pasti mati! Api yang mengerikan itu akan membinasakan kami.”Ulangan 5:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi sekarang, mengapa kami harus mati? Sebab api yang besar ini akan menghanguskan kami. Apabila kami lebih lama lagi mendengar suara TUHAN, Allah kita, kami akan mati. Ulangan 5.26–31 35”Ulangan 5:25 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi mengapa kami harus mempertaruhkan nyawa kami lagi? Api yang dahsyat itu akan membinasakan kami! Kami yakin bahwa kami akan mati bila mendengar TUHAN Allah berbicara lagi.”Ulangan 5:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Namun, janganlah membahayakan nyawa kami lagi. Pasti tidak ada manusia yang bisa tetap hidup sesudah mendengar TUHAN berbicara langsung dari api, seperti yang sudah kami alami. Apabila kami terus mendengarkan suara TUHAN, tentulah kami akan mati terbakar habis oleh api yang dahsyat itu!”Ulangan 5:25 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Now therefore why should we die? for this great fire will consume us: if we hear the voice of the LORD our God any more, then we shall die.”Ulangan 5:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 5:25?
Orang Israel takut bahwa jika mereka terus mendengar suara TUHAN secara langsung, mereka akan mati, karena api yang menyala di gunung itu mengerikan. Mereka merasa tidak sanggup bertahan di hadapan Allah yang kudus dan agung.
Latar belakang
Ketakutan akan api yang memakan
Orang Israel sangat takut karena mendengar suara Tuhan dari tengah api yang menyala-nyala. Mereka berpikir bahwa mendengar suara Tuhan lagi akan menyebabkan kematian mereka. Mereka meminta Musa untuk menjadi perantara antara mereka dan Tuhan.
Di mana
Gunung Horeb
Di kaki gunung, setelah mendengar suara dari api
Kapan
~1445 SM
Perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
Orang Israel
Bangsa pilihan, baru keluar Mesir
Kepada
Musa
Pemimpin Israel, perantara Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מוּת
muth · mati
binasa, kehilangan nyawa
שָׁמַע
shama · mendengar
mendengar, memahami, menaati
קוֹל
qol · suara
suara, bunyi, perkataan
Kata 'qol' menekankan suara nyata, 'shama' berarti bukan sekadar mendengar tapi merespons, dan 'muth' menunjukkan konsekuensi—mendengar suara kudus memicu kematian, sehingga mereka perlu perantara.
Tahukah kamu
Api yang tidak menghanguskan
Meskipun api di gunung itu menyala-nyala, semak duri yang dilihat Musa sebelumnya tidak terbakar (Keluaran 3:2), menunjukkan kuasa Tuhan yang melampaui hukum alam.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 5:25
Keluaran 20:19
Ungkapan serupa
“Berbicaralah engkau dengan kami, maka kami akan mendengarkan; janganlah Allah berbicara dengan kami, nanti kami mati.”
Ibrani 12:21
Ketakutan di Sinai
“Sungguh mengerikan pemandangan itu, sehingga Musa berkata: 'Aku sangat ketakutan dan gemetar.'”
Ulangan 18:16
Konteks yang sama
“…supaya aku tidak mati, sebab aku takut kepada api yang menyala-nyala ini.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 5:25
✕ Sering dikira
Mengira Tuhan ingin membunuh mereka
✓ Yang sebenarnya
Tuhan justru mengajar mereka takut hormat, bukan berarti Dia ingin menghancurkan umat-Nya.
✕ Sering dikira
Menganggap ketakutan itu tidak perlu
✓ Yang sebenarnya
Ketakutan yang kudus adalah respon wajar terhadap kekudusan Tuhan, dan menjadi dasar perjanjian.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 5:25
Ketakutan ini wajar, tetapi ingatlah bahwa Allah tidak ingin kita takut mati saat mendekat kepada-Nya. Justru, Dia mengundang kita untuk datang dengan berani melalui Yesus, yang telah menanggung murka Allah bagi kita.
Tuhan, tolong saya untuk tidak takut mendekat kepada-Mu, tetapi percaya bahwa Engkau adalah Allah yang pengasih dan penyayang. Amin.