Permohonan Perantara
Ulangan 5:24
Sepuluh Perintah dan Respons Israel
PerikopUmat Takut akan Allah · Ulangan 5:22-27 →“Kamu berkata, “TUHAN, Allah kita telah menunjukkan kemuliaan dan kebesaran-Nya! Kami mendengar suara-Nya dari api. Kami telah melihat pada hari ini bahwa Allah berbicara dengan manusia dan manusia itu tetap hidup.”Ulangan 5:24 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan berkata: Sesungguhnya, TUHAN, Allah kita, telah memperlihatkan kepada kita kemuliaan dan kebesaran-Nya, dan suara-Nya telah kita dengar dari tengah-tengah api. Pada hari ini telah kami lihat, bahwa Allah berbicara dengan manusia dan manusia itu tetap hidup.”Ulangan 5:24 · TB
Terjemahan Baru
“Kata mereka, 'TUHAN Allah kita telah menunjukkan kebesaran dan kemuliaan-Nya ketika kami mendengar Dia berbicara dari api. Hari ini kami telah menyaksikan bahwa memang mungkin bagi manusia untuk tetap hidup, walaupun Allah telah berbicara kepadanya.”Ulangan 5:24 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“dan berkata, ‘Hari ini TUHAN Allah kita sudah menunjukkan kepada kita kemuliaan dan keagungan-Nya, dan kita sudah mendengar suara-Nya dari tengah-tengah api. Sekarang kita baru mengetahui bahwa orang masih bisa hidup sesudah mendengar Allah berbicara kepadanya!”Ulangan 5:24 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And ye said, Behold, the LORD our God hath shewed us his glory and his greatness, and we have heard his voice out of the midst of the fire: we have seen this day that God doth talk with man, and he liveth.”Ulangan 5:24 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 5:24?
Bangsa Israel mengakui bahwa mereka melihat kemuliaan dan kebesaran Allah dan mendengar suara-Nya dari api. Mereka terheran-heran bahwa manusia bisa hidup setelah Allah berbicara, menyadari bahwa ini adalah pengalaman yang luar biasa dan menakjubkan yang menunjukkan kuasa dan keagungan Allah.
Latar belakang
Melihat Kemuliaan Allah
Para pemimpin Israel menyatakan bahwa Allah telah menunjukkan kemuliaan dan kebesaran-Nya; mereka mendengar suara-Nya dari api dan masih hidup. Ini menjadi bukti bahwa manusia dapat berinteraksi dengan Allah tanpa mati, meskipun mereka merasa takut.
Di mana
Dataran Moab
Dataran Moab, dalam pidato Musa
Kapan
~1400 SM
Akhir pengembaraan di padang gurun
Yang berbicara
Pemimpin Israel
Tua-tua dan pemimpin suku yang mewakili bangsa
Kepada
Musa
Pemimpin Israel, mediator antara Allah dan umat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כָּבוֹד
kavod · kemuliaan
Berat dan kemuliaan Allah yang tampak dalam kuasa-Nya.
גֹּדֶל
godel · kebesaran
Keagungan atau kebesaran yang menunjukkan kekuasaan.
קוֹל
qol · suara
Bunyi yang didengar, sering merupakan wahyu dari Allah.
Kemuliaan dan kebesaran Allah tidak hanya terlihat, tetapi juga didengar; kombinasi ini membawa pada pengakuan akan keunikan pengalaman mereka, yang memunculkan rasa takut yang kudus.
Tahukah kamu
Melihat dan Hidup
Dalam pemikiran Timur Dekat kuno, dipercaya bahwa manusia tidak dapat melihat wajah dewa dan tetap hidup; Israel menyaksikan fenomena ini sebagai anugerah khusus.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 5:24
Keluaran 33:18-20
Melihat Allah
“Musa berkata: 'Perlihatkanlah kemuliaan-Mu kepadaku.' Tetapi Allah berfirman: 'Engkau tidak dapat melihat wajah-Ku, sebab tidak ada manusia yang dapat melihat Aku dan tetap hidup.'”
Ulangan 5:26
Suara dari api
“Kami mendengar suara Allah yang hidup dari api; pernahkah ada orang yang mendengarnya dan tetap hidup?”
Yohanes 1:18
Kontras Perjanjian Baru
“Tidak seorang pun pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 5:24
✕ Sering dikira
Menganggap pemimpin Israel berbicara kepada seluruh bangsa.
✓ Yang sebenarnya
Mereka berbicara kepada Musa, sebagai perwakilan yang datang kepadanya.
✕ Sering dikira
Menganggap mereka telah melihat wujud Allah secara langsung.
✓ Yang sebenarnya
Mereka melihat manifestasi kemuliaan-Nya dan mendengar suara-Nya, bukan melihat wajah Allah.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 5:24
Kita juga dapat mengalami kehadiran Allah yang dahsyat melalui firman-Nya dan karya-Nya dalam hidup kita. Luangkan waktu untuk merenungkan kebesaran Allah dan pujilah Dia karena Dia mau berkomunikasi dengan kita.
Allah yang Maha Besar, buatlah kami selalu kagum akan kemuliaan-Mu dan bersyukur karena Engkau berkenan hadir dalam kehidupan kami, Amin.