Kutukan Pertama: Berhala
Ulangan 27:15
Berkat dan Kutukan di Dua Gunung
PerikopUmat Harus Setuju terhadap Peraturan Allah · Ulangan 27:9-26 →“‘Terkutuklah orang yang membuat berhala atau patung tuangan, itu adalah kekejian bagi TUHAN, buatan tangan seorang pengrajin, dan meletakkannya di tempat tersembunyi.’ Dan, seluruh umat berkata, ‘Amin!’”Ulangan 27:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Terkutuklah orang yang membuat patung pahatan atau patung tuangan, suatu kekejian bagi TUHAN, buatan tangan seorang tukang, dan yang mendirikannya dengan tersembunyi. Dan seluruh bangsa itu haruslah menjawab: Amin!”Ulangan 27:15 · TB
Terjemahan Baru
“Orang-orang Lewi: 'Terkutuklah orang yang membuat patung dari batu, kayu atau logam, dan menyembahnya dengan sembunyi-sembunyi; TUHAN membenci pemujaan berhala!' Seluruh rakyat: 'Amin!'”Ulangan 27:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“‘Terkutuklah orang yang membuat patung berhala dari batu, kayu, atau logam, dan diam-diam memasangnya serta memujanya. TUHAN membenci berhala.’Dan seluruh umat akan menjawab, ‘Amin.’”Ulangan 27:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Cursed be the man that maketh any graven or molten image, an abomination unto the LORD, the work of the hands of the craftsman, and putteth it in a secret place. And all the people shall answer and say, Amen.”Ulangan 27:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 27:15?
Ini adalah kutukan pertama dalam daftar: orang yang membuat berhala atau patung sembahan, yang disebut kekejian bagi Tuhan, karena itu adalah karya tangan manusia yang dipuja. Seluruh umat merespons dengan 'Amin', menyetujui bahwa perbuatan itu layak menerima kutukan Allah.
Latar belakang
Mengutuk penyembahan berhala
Orang Lewi memulai rangkaian kutukan dengan mengutuk orang yang membuat atau menyembah berhala, bahkan secara tersembunyi. Umat merespons dengan 'Amin' untuk menyetujui kutukan itu.
Di mana
Dataran Moab
Di seberang Sungai Yordan, di dataran Moab
Kapan
~1406 SM
Akhir pengembaraan di padang gurun
Yang berbicara
Orang Lewi
Para imam dan pengajar hukum Taurat
Kepada
Seluruh Israel
Umat pilihan Tuhan, sedang bersiap memasuki Tanah Perjanjian
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פֶּסֶל
pesel · berhala
Patung pahatan yang dipakai sebagai objek penyembahan
מַסֵּכָה
massekah · patung tuangan
Patung yang dibuat dengan menuang logam cair ke dalam cetakan
תּוֹעֵבָה
to'evah · kekejian
Sesuatu yang sangat menjijikkan bagi Tuhan, biasanya terkait dengan penyembahan berhala
Kedua istilah 'pesel' dan 'massekah' menunjukkan berbagai cara membuat berhala (pahatan atau tuangan). 'To'evah' menggambarkan reaksi Tuhan: bukan sekadar tidak suka, tetapi jijik. Ini menunjukkan betapa seriusnya dosa ini.
Tahukah kamu
Berhala tersembunyi
Frasa 'di tempat tersembunyi' menunjukkan bahwa praktik ini sering dilakukan secara diam-diam, sehingga kutukan ini menekankan bahwa Tuhan melihat yang tersembunyi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 27:15
Keluaran 20:4
Larangan berhala
“Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.”
Ulangan 4:16
Peringatan serupa
“Supaya jangan kamu berlaku busuk dengan membuat bagimu patung yang menyerupai laki-laki atau perempuan,”
Yesaya 44:9-20
Kesia-siaan berhala
“Orang-orang yang membuat patung, semuanya adalah sia-sia; mereka tidak berguna, dan yang menyukai patung-patung itu tidak melihat apa-apa dan tidak mengetahui apa-apa, supaya mereka mendapat malu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 27:15
✕ Sering dikira
Mengira hanya berhala yang terlihat saja yang dikutuk, padahal ayat ini juga menyebutkan yang tersembunyi.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan melihat yang tersembunyi, jadi kutukan berlaku untuk berhala yang disembunyikan pun.
✕ Sering dikira
Mengira 'Amin' berarti setuju dengan kutukan, bukan sekadar menegaskan.
✓ Yang sebenarnya
Amin adalah kata Ibrani yang berarti 'sungguh' atau 'setia', dan di sini umat menyetujui kutukan itu sebagai bagian dari perjanjian.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 27:15
Kita mungkin tidak membuat patung, tetapi segala sesuatu yang kita tempatkan di atas Tuhan—seperti uang, harga diri, atau kesuksesan—dapat menjadi 'berhala' modern. Mari kita periksa hati kita dan berkomitmen untuk hanya menyembah Tuhan, bukan ciptaan atau pencapaian kita.
Tuhan, ampunilah aku jika ada hal yang menjadi berhala dalam hidupku, dan murnikan hatiku untuk menyembah-Mu saja, Amin.