Lanjutan Larangan Okultisme
Ulangan 18:11
Nabi Sejati dan Praktik Terlarang
“seseorang yang mengucapkan mantra, atau seorang yang bertanya kepada arwah, atau kepada peramal, atau orang yang meminta petunjuk kepada orang mati.”Ulangan 18:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“seorang pemantera, ataupun seorang yang bertanya kepada arwah atau kepada roh peramal atau yang meminta petunjuk kepada orang-orang mati.”Ulangan 18:11 · TB
Terjemahan Baru
“ilmu sihir, atau mengadakan hubungan dengan roh-roh orang mati.”Ulangan 18:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(18:10)”Ulangan 18:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Or a charmer, or a consulter with familiar spirits, or a wizard, or a necromancer.”Ulangan 18:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 18:11?
Ayat ini melanjutkan larangan tentang praktik okultisme, termasuk menjadi pengguna mantra, bertanya kepada arwah, peramal, atau orang mati. Semua itu adalah perbuatan yang dibenci Tuhan dan tidak boleh dilakukan oleh umat-Nya.
Latar belakang
Lanjutan Larangan Okultisme
Musa melanjutkan daftar praktik terlarang, termasuk menjadi perantara roh orang mati. Praktik-praktik ini dianggap kekejian bagi Tuhan karena menciptakan ilusi bahwa manusia bisa mengendalikan dunia roh.
Di mana
Dataran Moab
Di Dataran Moab, di seberang sungai Yordan dari Yerikho
Kapan
~1400 SM
Perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, ~120 tahun, menyampaikan wasiat terakhir
Kepada
Orang Israel
Generasi baru yang siap masuk ke tanah Kanaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חֹבֵר חֶבֶר
chover chaver · mengucapkan mantra
Orang yang merapal mantra untuk mengikat atau memikat orang lain.
אוֹב
ov · arwah
Roh orang mati, atau medium yang berkomunikasi dengan mereka.
יִדְּעֹנִי
yidde'oni · peramal
Orang yang memiliki roh pengetahuan, atau cenayang.
Ketiga kata ini menggambarkan berbagai cara untuk mencoba berkomunikasi dengan dunia roh selain Tuhan; semuanya dilarang karena menunjukkan kurangnya iman dan ketergantungan pada kuasa lain.
Tahukah kamu
Mantra dan Arwah
Istilah 'mengucapkan mantra' bisa merujuk pada praktik membisikkan doa-doa sihir, sementara 'bertanya kepada arwah' merujuk pada medium yang mengaku bisa menghubungi orang mati.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 18:11
Imamat 19:31
Larangan serupa
“Janganlah kamu berpaling kepada arwah atau roh peramal.”
Yesaya 8:19
Nubuat penolakan
“Dan apabila mereka berkata kepadamu: Mintalah petunjuk kepada para arwah dan roh peramal yang berbisik-bisik dan komat-kamit,”
Kisah Para Rasul 16:16
Perjumpaan Paulus
“Seorang hamba perempuan yang mempunyai roh tenung.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 18:11
✕ Sering dikira
Ada yang mengira bahwa larangan ini berarti semua kontak dengan orang mati dilarang secara harfiah, bahkan untuk tujuan yang baik.
✓ Yang sebenarnya
Konteksnya adalah praktik okultisme untuk mencari petunjuk, bukan sekadar mengenang orang mati.
✕ Sering dikira
Sebagian berpikir bahwa gereja modern tidak perlu khawatir tentang hal-hal seperti kartu tarot atau papan ouija.
✓ Yang sebenarnya
Prinsip yang sama tetap berlaku: jangan mencari bimbingan dari sumber selain Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 18:11
Hindari keterlibatan dengan hal-hal gaib seperti dukun atau media spiritual. Tuhan adalah sumber jawaban dan petunjuk yang benar, bukan roh-roh lain.
Bapa, jauhkan aku dari segala keterlibatan dengan hal-hal gaib dan dekatkanlah aku pada-Mu. Amin.