Persembahan yang Tak Bercacat

Ulangan 17:1

Hukum untuk Ibadah dan Kepemimpinan

Janganlah kamu mempersembahkan kepada TUHAN, Allahmu, sapi atau domba yang cacat atau yang buruk. Itu adalah kebencian terhadap TUHAN, Allahmu.

Ulangan 17:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ulangan 17:1?

Ayat ini melarang mempersembahkan hewan yang cacat atau buruk kepada Tuhan. Ini menunjukkan bahwa persembahan harus yang terbaik, bukan yang sisa atau tidak layak. Allah layak menerima yang terbaik dari kita, dan persembahan yang cacat dianggap sebagai penghinaan.

Latar belakang

Aturan tentang Kurban yang Layak

Musa menegaskan kembali bahwa hewan yang dipersembahkan kepada TUHAN harus tanpa cela. Ini bukan sekadar aturan teknis, tetapi prinsip bahwa Allah layak menerima yang terbaik. Ayat ini menjadi dasar bagi praktik ibadah yang menghormati Allah.

Di mana

Dataran Moab, dekat Sungai Yordan

Di padang gurun, di depan seluruh umat Israel

Kapan

~1406 SM

Akhir pengembaraan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Perjalanan 40 tahun di padang gurun
Memasuki Tanah Perjanjian
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

Pemimpin Israel, ~120 tahun, menyampaikan hukum sebelum masuk Kanaan

B

Kepada

Bangsa Israel

Umat pilihan yang baru keluar dari Mesir, siap memasuki tanah perjanjian

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מוּם

mum · cacat

cacat fisik, noda, atau ketidaksempurnaan yang membuat tidak layak untuk kurban

זָבַח

zavach · mempersembahkan

menyembelih sebagai korban, biasanya untuk ibadah atau perjanjian

יְהוָה

YHWH · TUHAN

Nama pribadi Allah Israel, yang berarti 'Aku adalah Aku'

Kata 'mum' (cacat) tidak hanya merujuk pada fisik, tetapi juga pada ketulusan hati. Mempersembahkan yang terbaik—bukan sisa—adalah bentuk hormat kepada Allah yang kudus.

Tahukah kamu

Prinsip yang Diulang

Aturan tentang hewan cacat ini diulang di Imamat 22:20-25, menunjukkan betapa pentingnya integritas dalam memberi kepada Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 17:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ulangan 17:1

✕  Sering dikira

Ini hanya tentang kualitas hewan, bukan sikap hati.

✓  Yang sebenarnya

Aturan ini mencerminkan prinsip memberi yang terbaik bagi Allah, yang kelak digenapi dalam Kristus.

✕  Sering dikira

Kita harus mempersembahkan kurban hewan saat ini.

✓  Yang sebenarnya

Perjanjian Baru menunjukkan bahwa Kristus adalah kurban sempurna, dan kita mempersembahkan diri kita sebagai persembahan hidup (Roma 12:1).

Renungan

Renungan Singkat Ulangan 17:1

Dalam hidup sehari-hari, kita sering memberi yang sisa untuk Tuhan: waktu yang tersisa, tenaga yang tersisa. Mari kita berikan yang terbaik dalam pelayanan, pekerjaan, dan hubungan kita dengan Tuhan, karena Dia layak mendapat yang terbaik.

Tuhan, ampuni aku yang sering memberi yang sisa untuk-Mu. Ajariku untuk memberikan yang terbaik dalam segala hal sebagai ungkapan cintaku kepada-Mu. Amin.