Ulangan 16:3
“Janganlah kamu makan sesuatu yang beragi bersamanya. Kamu harus makan roti yang tidak beragi selama tujuh hari, yaitu roti penderitaan, karena kamu keluar dari negeri Mesir dengan tergesa-gesa, supaya selama hidupmu kamu mengingat hari ketika kamu keluar dari tanah Mesir.”Ulangan 16:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Janganlah engkau makan sesuatu yang beragi besertanya; tujuh hari lamanya engkau harus makan roti yang tidak beragi besertanya, yakni roti penderitaan, sebab dengan buru- buru engkau keluar dari tanah Mesir. Maksudnya supaya seumur hidupmu engkau teringat akan hari engkau keluar dari tanah Mesir.”Ulangan 16:3 · TB
Terjemahan Baru
“Persembahan Paskah itu harus dimakan dengan roti yang tidak beragi. Tujuh hari lamanya kamu harus makan roti yang tidak beragi, seperti pada waktu kamu meninggalkan tanah Mesir dengan tergesa-gesa. Makanlah roti itu, roti yang disebut roti penderitaan, supaya seumur hidupmu kamu teringat akan hari kamu meninggalkan Mesir, tempat kamu menderita.”Ulangan 16:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Daging kurban itu tidak boleh dimakan bersama roti yang beragi. Selama tujuh hari perayaan Paskah, kamu sekalian harus memakan roti yang tidak mengandung ragi, yang disebut ‘Roti Penderitaan’. Dengan begitu, seumur hidupmu kamu akan mengingat bagaimana orang Israel keluar dari Mesir dengan terburu-buru.”Ulangan 16:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Thou shalt eat no leavened bread with it; seven days shalt thou eat unleavened bread therewith, even the bread of affliction; for thou camest forth out of the land of Egypt in haste: that thou mayest remember the day when thou camest forth out of the land of Egypt all the days of thy life.”Ulangan 16:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 16:3?
Ayat ini menekankan bahwa selama perayaan Paskah, umat harus makan roti tidak beragi selama tujuh hari, sebagai pengingat bahwa mereka keluar dari Mesir dengan tergesa-gesa. Roti yang tidak beragi disebut 'roti penderitaan' karena mengingat kesulitan mereka di Mesir.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 16:3
Mari kita menghidupkan makna Paskah dalam hidup kita dengan merenungkan betapa besar pengorbanan Tuhan untuk membebaskan kita dari perbudakan dosa. Biarkan hal itu membentuk cara kita hidup, dengan rendah hati dan penuh syukur.
Tuhan, mampukanlah aku untuk selalu mengingat pengorbanan-Mu dan hidup sebagai orang yang telah dibebaskan dari perbudakan dosa. Amin.