Festival Pondok: Panen & Sukacita
Ulangan 16:13-17
Hari Raya Pondok Daun
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Perintah untuk Rayakan Panen
Musa mengingatkan bangsa Israel untuk merayakan Hari Raya Pondok Daun (Sukkot) selama tujuh hari setelah panen. Ini adalah festival pengucapan syukur atas hasil bumi dan perjalanan di padang gurun. Sukacita menjadi tema utama, melibatkan seluruh keluarga dan orang-orang yang terpinggirkan.
Di mana
Dataran Moab
Di tepi timur Sungai Yordan, sebelum masuk ke Kanaan
Kapan
~1400 SM
Akhir pengembaraan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, ~120 tahun, di akhir hidupnya.
Kepada
Orang Israel
Bangsa pilihan Allah, sedang bersiap memasuki Tanah Perjanjian.
Arti tiap ayat
Penjelasan Ulangan 16:13-17 Ayat per Ayat
Ulangan 16:13
Ayat ini memerintahkan perayaan Hari Raya Pondok Daun selama tujuh hari setelah panen dan pemerasan anggur. Ini adalah waktu untuk bersukacita atas hasil bumi yang diberikan Tuhan, mengingat perlindungan-Nya selama di…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ulangan 16:14
Ayat ini menekankan sukacita bersama dalam perayaan, termasuk anak, hamba, orang Lewi, orang asing, yatim, dan janda. Ini mengajarkan bahwa berkat Tuhan harus dinikmati bersama dan kita peduli pada mereka yang kurang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ulangan 16:15
Perayaan Pondok Daun dilakukan di tempat yang Tuhan pilih dan berlangsung tujuh hari. Alasannya adalah karena Tuhan memberkati semua hasil usaha kita, sehingga kita patut bersukacita di hadapan-Nya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ulangan 16:16
Tiga kali setahun, setiap laki-laki Israel harus menghadap Tuhan di tempat yang dipilih-Nya: Hari Raya Roti Tidak Beragi, Tujuh Minggu, dan Pondok Daun. Setiap orang tidak boleh datang dengan tangan kosong, melainkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ulangan 16:17
Setiap orang harus memberi persembahan sesuai dengan berkat yang Tuhan berikan kepadanya. Prinsipnya adalah memberi secara proporsional, bukan dengan ukuran yang sama untuk semua.
Arti lengkap, studi kata & renungan →