Tangan Terbuka untuk Sesama

Ulangan 15:8

Tahun Pembebasan dan Perintah tentang Orang Miskin

Sebaliknya, kamu harus membuka tanganmu baginya dan meminjamkan kepada mereka yang memerlukan dengan murah hati.

Ulangan 15:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ulangan 15:8?

Ayat ini memerintahkan kita untuk membuka tangan dan memberikan pinjaman dengan murah hati kepada mereka yang membutuhkan, tanpa memandang status. Ini adalah wujud nyata dari kasih dan kepedulian terhadap sesama, bukan hanya sekadar kata-kata.

Latar belakang

Prinsip Kemurahan Hati

Musa melanjutkan perintahnya: bukan hanya jangan menutup tangan, tetapi harus benar-benar membuka tangan dan memberi pinjaman dengan murah hati kepada yang membutuhkan.

Di mana

Dataran Moab

Di seberang Sungai Yordan, sebelum masuk Tanah Perjanjian

Kapan

~1400 SM

Sebelum memasuki Kanaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Perjalanan di padang gurun
Masuk ke Kanaan
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

Pemimpin Israel, ~120 tahun, penyampai hukum Allah

O

Kepada

Orang Israel

Umat pilihan Allah, sedang bersiap masuk Kanaan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

פָּתַח

patach · membuka

membuka, melonggarkan, membebaskan

עָבַט

avat · pinjamkan

memberi pinjaman, biasanya dengan jaminan

דַּי

dai · cukup

kecukupan, apa yang diperlukan

Membuka tangan berarti bertindak nyata memberikan pinjaman. Kata 'cukup' menunjukkan bahwa bantuan harus sesuai kebutuhan, bukan sekadar pemberian asal.

Tahukah kamu

Pinjaman Tanpa Bunga

Dalam konteks Hukum Taurat, memberi pinjaman kepada saudara miskin adalah tanpa bunga, dan di tahun pembebasan, utang dihapuskan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 15:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ulangan 15:8

✕  Sering dikira

Menganggap bahwa memberi pinjaman berarti harus memungut bunga.

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks ini, pinjaman kepada saudara miskin adalah tanpa bunga, sebagai wujud kemurahan.

✕  Sering dikira

Memahami 'memberi pinjaman' hanya soal uang, padahal bisa juga berupa barang atau bantuan lain.

✓  Yang sebenarnya

Prinsipnya adalah memenuhi kebutuhan praktis sesama.

Renungan

Renungan Singkat Ulangan 15:8

Adakah seseorang yang menunggumu untuk uluran tangan? Berilah dengan tulus, tanpa mengharap balasan. Dengan memberi, kamu meneladani kebaikan Tuhan yang memberkati tanpa pamrih.

Tuhan, ajarku untuk memberi dengan murah hati dan tanpa pamrih kepada mereka yang membutuhkan, Amin.