Hewan Haram: Unta, Kelinci, Marmot
Ulangan 14:7
Aturan Makan dan Persepuluhan
“Namun, hewan-hewan yang hanya memamah biak atau hanya berkuku belah janganlah kamu makan, seperti: unta, kelinci, dan marmot. Binatang-binatang itu memamah biak, tetapi kukunya tidak berbelah dua. Jadi, semua itu najis bagimu.”Ulangan 14:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi inilah yang tidak boleh kamu makan dari antara yang memamah biak atau dari antara yang berbelah dan bersela kukunya: unta, kelinci hutan dan marmot, karena semuanya itu memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah; haram semuanya itu bagimu.”Ulangan 14:7 · TB
Terjemahan Baru
“Kamu tak boleh makan binatang yang kukunya tidak terbelah dan tidak memamah biak. Jangan makan unta, kelinci atau marmot. Binatang itu haram karena walaupun memamah biak, kukunya tidak terbelah.”Ulangan 14:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Namun, binatang-binatang seperti unta, kelinci, dan tikus gunung adalah najis untukmu dan tidak boleh dimakan, karena walaupun memamah biak, kuku kakinya tidak terbelah.”Ulangan 14:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Nevertheless these ye shall not eat of them that chew the cud, or of them that divide the cloven hoof; as the camel, and the hare, and the coney: for they chew the cud, but divide not the hoof; therefore they are unclean unto you.”Ulangan 14:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 14:7?
Ayat ini melarang memakan hewan yang memamah biak tetapi tidak berkuku belah, seperti unta, kelinci, dan marmot. Ini menunjukkan bahwa orang Israel harus membedakan hewan yang halal dan haram sebagai bagian dari kekudusan mereka di hadapan Allah.
Latar belakang
Daftar Hewan yang Tidak Boleh Dimakan
Musa sedang memberikan hukum Taurat kepada Israel di dataran Moab. Ayat ini menjelaskan hewan yang memamah biak tetapi tidak berkuku belah, seperti unta, kelinci, dan marmot, dinyatakan najis dan tidak boleh dimakan.
Di mana
Dataran Moab
Di depan seluruh Israel, sebelum masuk Kanaan
Kapan
~1400 SM
Sebelum masuk Tanah Perjanjian
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, ~120 tahun, menyampaikan hukum Tuhan.
Kepada
Umat Israel
Bangsa pilihan Tuhan, sedang berada di Moab.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מַעֲלָה גֵרָה
ma'aleh gerah · memamah biak
Proses mengunyah makanan yang dikeluarkan dari perut untuk dikunyah lagi.
מַפְרִיס פַּרְסָה
mafris parsah · kuku berbelah
Kaki yang terbelah menjadi dua bagian, seperti pada sapi dan domba.
טָמֵא
tame · najis
Sesuatu yang secara ritual tidak bersih dan tidak boleh disentuh atau dimakan.
Ketiga kata ini menekankan bahwa kekudusan Israel melibatkan kepatuhan pada aturan yang tampak sewenang-wenang, tetapi mengajarkan ketaatan dan pembedaan.
Tahukah kamu
Marmot dalam Bahasa Indonesia
Kata yang diterjemahkan 'marmot' dalam bahasa Ibrani adalah 'shapan', yang mungkin merujuk pada hyrax atau kelinci batu, bukan marmot yang kita kenal.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 14:7
Imamat 11:4-6
Aturan serupa
“Demikian juga unta, kelinci, dan marmot, karena memamah biak tetapi tidak berkuku belah, haram bagimu.”
Kisah Para Rasul 10:14
Petrus menolak
“Tidak, Tuhan, sebab aku tidak pernah makan sesuatu yang haram dan najis.”
Ulangan 14:21
Kekudusan umat
“Janganlah kamu memakan bangkai.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 14:7
✕ Sering dikira
Kelinci benar-benar memamah biak seperti sapi.
✓ Yang sebenarnya
Kelinci tidak memamah biak secara ilmiah, tetapi disebut demikian karena gerakan mulutnya yang terlihat.
✕ Sering dikira
Aturan ini hanya soal kesehatan.
✓ Yang sebenarnya
Alasan utama adalah kekudusan dan ketaatan pada perintah Tuhan, bukan hanya kesehatan.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 14:7
Kita mungkin tidak perlu lagi mengikuti aturan makanan ini secara harfiah, tetapi prinsipnya tetap berlaku: kita dipanggil untuk hidup kudus dan berbeda dari dunia. Hari ini, pikirkanlah bagaimana kamu bisa menunjukkan kekudusan dalam pilihan sehari-hari, seperti apa yang kamu tonton, baca, atau katakan.
Tuhan, ajari aku untuk menghargai kekudusan dalam setiap aspek hidupku, termasuk pilihan-pilihan kecil yang kubuat setiap hari. Amin.