Jangan melupakan orang Lewi
Ulangan 14:27
Hukum tentang Makanan dan Persepuluhan
“Namun, janganlah lupakan orang Lewi yang tinggal di kotamu karena ia tidak mendapatkan bagian pusaka sepertimu.”Ulangan 14:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Juga orang Lewi yang diam di dalam tempatmu janganlah kauabaikan, sebab ia tidak mendapat bagian milik pusaka bersama-sama engkau.”Ulangan 14:27 · TB
Terjemahan Baru
“Jangan membiarkan terlantar orang Lewi yang tinggal di kota-kotamu; ingatlah bahwa mereka itu tidak mempunyai tanah sendiri.”Ulangan 14:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jangan lupa mengundang suku Lewi yang tinggal di kotamu, karena mereka tidak mendapat bagian tanah seperti yang lain.”Ulangan 14:27 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the Levite that is within thy gates; thou shalt not forsake him; for he hath no part nor inheritance with thee.”Ulangan 14:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 14:27?
Ayat ini mengingatkan agar jangan melupakan orang Lewi yang tidak memiliki warisan tanah seperti suku-suku lain. Mereka bergantung pada persembahan umat. Jadi, dalam perayaan dan penggunaannya, orang Lewi harus dilibatkan dan diperhatikan.
Latar belakang
Perhatian bagi orang Lewi
Musa mengingatkan agar orang Israel tidak melupakan orang Lewi yang tinggal di kota mereka, karena mereka tidak mendapatkan bagian pusaka seperti suku-suku lainnya. Orang Lewi bergantung pada persembahan dan persepuluhan untuk hidup, sehingga mereka harus diperhatikan.
Di mana
Dataran Moab
Di dataran Moab, di seberang sungai Yordan, sebelum masuk ke Kanaan
Kapan
~1400 SM
Perjalanan di padang gurun, akhir kepemimpinan Musa
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, pembawa hukum Taurat, ~120 tahun
Kepada
Orang Israel
Umat pilihan Tuhan yang sedang menuju Kanaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָזַב
azav · lupakan
Meninggalkan, membiarkan, atau mengabaikan
לֵוִי
levi · orang Lewi
Keturunan Lewi, suku yang ditunjuk untuk melayani ibadah
חֵלֶק
chelek · bagian
Porsi, warisan, atau bagian yang menjadi hak
Kata 'azav' (lupakan) berarti lebih dari sekadar lupa; itu berarti mengabaikan atau meninggalkan. Ini menekankan tanggung jawab aktif untuk mendukung mereka yang melayani Tuhan, karena mereka tidak memiliki warisan seperti yang lain.
Tahukah kamu
Orang Lewi tanpa tanah
Suku Lewi tidak mendapat warisan tanah di Kanaan, karena Tuhan sendiri adalah bagian mereka (Bilangan 18:20). Ini membuat mereka bergantung pada persembahan umat, termasuk persepuluhan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 14:27
Bilangan 18:20
Tuhan bagian orang Lewi
“Kemudian berfirmanlah TUHAN kepada Harun: 'Janganlah engkau mendapat milik pusaka di negeri mereka dan janganlah engkau mempunyai bagian di tengah-tengah mereka; Akulah bagianmu dan milik pusakamu di tengah-tengah orang Israel.'”
Ulangan 12:12
Sukacita termasuk orang Lewi
“Kamu harus bersukacita di hadapan TUHAN, Allahmu, kamu, anak-anakmu laki-laki dan perempuan, hambamu laki-laki dan perempuan, dan orang Lewi yang di dalam tempatmu, sebab orang Lewi tidak mendapat bagian atau milik pusaka di antaramu.”
Ibrani 7:5
Orang Lewi menerima persepuluhan
“Dan mereka dari anak-anak Lewi yang menerima jabatan imam mendapat perintah untuk memungut persepuluhan dari umat menurut hukum Taurat.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 14:27
✕ Sering dikira
Orang Lewi tidak perlu bekerja karena mereka dilayani oleh orang lain.
✓ Yang sebenarnya
Orang Lewi memiliki tugas pelayanan di tabernakel dan kemudian di bait, dan mereka mengajar umat. Dukungan umat memungkinkan mereka untuk fokus pada pelayanan, bukan berarti mereka pemalas.
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya berlaku untuk orang Lewi pada zaman Musa.
✓ Yang sebenarnya
Prinsip ini mengajarkan kita untuk memperhatikan mereka yang melayani Tuhan secara penuh waktu, yang dalam konteks modern bisa termasuk pendeta, penginjil, atau pekerja misi.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 14:27
Saat kita menikmati berkat Tuhan, jangan lupa berbagi dengan mereka yang berkekurangan, terutama mereka yang melayani Tuhan. Perhatikan kebutuhan orang-orang di sekitar kita yang mungkin tidak seberuntung kita.
Tuhan, mampukan kami untuk peka terhadap kebutuhan sesama, khususnya mereka yang melayani-Mu. Amin.