Hukum Lewi dan Persepuluhan
Ibrani 7:5
Undang-Undang Tentang Persepuluhan
“Menurut Hukum Taurat, anak-anak Lewi yang menerima jabatan imam berhak mengumpulkan persepuluhan dari umat yang adalah saudara-saudara mereka, walaupun mereka sama-sama keturunan Abraham.”Ibrani 7:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan mereka dari anak-anak Lewi, yang menerima jabatan imam, mendapat tugas, menurut hukum Taurat, untuk memungut persepuluhan dari umat Israel, yaitu dari saudara-saudara mereka, sekalipun mereka ini juga adalah keturunan Abraham.”Ibrani 7:5 · TB
Terjemahan Baru
“Di dalam hukum agama Yahudi ditentukan bahwa imam-imam keturunan Lewi harus memungut sepersepuluh dari pendapatan umat Israel, yakni saudara-saudara mereka sendiri, walaupun mereka sama-sama keturunan Abraham.”Ibrani 7:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Di kemudian hari, hukum Taurat mengatakan, “Hanya para pelayan rumah TUHAN, yaitu orang-orang suku Lewi, yang berhak menerima perpuluhan dari umat Israel.” Mereka menerima perpuluhan itu dari saudara-saudari mereka sendiri yang sama-sama keturunan Abraham.”Ibrani 7:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And verily they that are of the sons of Levi, who receive the office of the priesthood, have a commandment to take tithes of the people according to the law, that is, of their brethren, though they come out of the loins of Abraham:”Ibrani 7:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ibrani 7:5?
Ayat ini menjelaskan bahwa menurut Hukum Taurat, suku Lewi berhak menerima persepuluhan dari umat Israel. Mereka adalah saudara sebangsa, tetapi karena jabatan imam, mereka berhak menerima persepuluhan. Ini menunjukkan sistem persepuluhan yang sudah ada dalam perjanjian lama.
Latar belakang
Sistem Persepuluhan Lewi
Menurut Hukum Taurat, anak-anak suku Lewi yang ditunjuk sebagai imam berhak mengumpulkan persepuluhan dari rakyat Israel. Mereka menerima ini karena posisi mereka dalam sistem imamat yang dimulai dengan Harun. Namun, ini adalah imamat berdasarkan garis keturunan duniawi, bukan otoritas spiritual yang melampaui keturunan.
Di mana
Sinai
Tempat Hukum Taurat diberikan
Kapan
~1450 SM atau ~1290 SM
Era Hukum Taurat dibentuk
Yang berbicara
Penulis Ibrani
Menjelaskan hukum Taurat tentang imamat Lewi
Kepada
Jemaat Kristen Yahudi
Yang memahami sistem imamat Levitik
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
νόμος
nomos · law
Hukum, undang-undang—Hukum Taurat yang diberikan kepada Musa
Λευΐται
Leuïtai · Levites
Anak-anak Lewi—suku yang dikhususkan untuk pelayanan di Kemah Suci
ἐντολή
entolē · commandment
Perintah, dekrit—peraturan yang mengikat dari Tuhan
Sistem persepuluhan Lewi ditetapkan oleh hukum duniawi dan didasarkan pada garis keturunan—berbeda dengan otoritas spiritual Melkisedek yang tidak didasarkan pada keturunan.
Tahukah kamu
Lewi: Suku yang Dipilih Untuk Perkhidmatan
Suku Lewi tidak mendapat alokasi tanah di Kanaan seperti suku lainnya. Sebaliknya, persepuluhan dari semua suku adalah 'tanah warisan' mereka, karena Tuhan berkata, 'Aku adalah bagian Anda.' Ini menunjukkan ketergantungan mereka kepada Tuhan dan sistem imamat mereka.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ibrani 7:5
Bilangan 18:21
Fondasi hukum Taurat tentang persepuluhan untuk Lewi
“Semua persepuluhan di Israel adalah milik Lewi karena pekerjaan mereka di Kemah Suci”
Imamat 27:30-32
Konsep persepuluhan dalam Hukum Taurat
“Semua persepuluhan tanah...adalah milik Tuhan...persepuluhan itu adalah milik Tuhan”
Ibrani 7:11-12
Penulis Ibrani menunjukkan bahwa imamat baru menggantikan sistem Lewi
“Jika kesempurnaan bisa dicapai melalui keimaman Lewi...untuk apa ada imam lain?...Jika aturan keimaman berubah, maka Hukum Taurat pun harus diubah”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ibrani 7:5
✕ Sering dikira
Persepuluhan dalam Hukum Taurat adalah satu-satunya bentuk persepuluhan yang sah selamanya
✓ Yang sebenarnya
Persepuluhan Lewi adalah bagian dari sistem Hukum Taurat yang fana; Melkisedek menerima persepuluhan berdasarkan otoritas spiritual yang melampaui hukum duniawi
✕ Sering dikira
Hukum Taurat tentang persepuluhan tidak pernah berubah
✓ Yang sebenarnya
Penulis Ibrani dengan jelas menyatakan bahwa jika aturan imamat berubah, maka Hukum Taurat juga berubah—itulah yang terjadi dengan kedatangan Kristus
Renungan
Renungan Singkat Ibrani 7:5
Persepuluhan adalah cara Allah mengatur pemeliharaan dalam perjanjian lama. Saat ini, kita tidak terikat pada hukum Taurat, tetapi prinsip memberi dengan sukarela dan sebagai respons atas berkat Allah tetap relevan. Kita bisa belajar untuk memberi dengan hati yang murah hati, bukan karena kewajiban, tetapi karena kasih.
Tuhan, ajarilah aku untuk memberi dengan sukacita dan kemurahan hati, bukan karena keterpaksaan, tetapi sebagai ungkapan syukur atas segala berkat-Mu. Amin.