Larangan Makan Hidupan Air

Ulangan 14:10

Hukum Makanan dan Persembahan

Namun, semua yang tidak bersirip dan bersisik janganlah kamu makan. Itu najis bagimu.

Ulangan 14:10 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ulangan 14:10?

Ayat ini melarang memakan makhluk air yang tidak bersirip dan bersisik, seperti kerang, kepiting, dan belut. Ini menegaskan bahwa umat Allah harus memilih makanan yang ditentukan-Nya, sebagai tanda ketaatan.

Latar belakang

Aturan Tentang Makanan dari Air

Musa sedang menyampaikan hukum-hukum Allah kepada Israel di dataran Moab, tepat sebelum mereka memasuki tanah Kanaan. Ayat ini melanjutkan daftar binatang yang boleh dan tidak boleh dimakan, khususnya yang hidup di air.

Di mana

Dataran Moab

Di padang gurun, sebelum masuk Kanaan

Kapan

~1400 SM

Perjalanan ke Tanah Perjanjian

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Masuk ke Kanaan
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

Pemimpin Israel, ~120 tahun

U

Kepada

Umat Israel

Bangsa pilihan Allah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

סְנַפִּיר

senappir · bersirip

sirip ikan, bagian yang digunakan untuk berenang

קַשְׂקֶשֶׂת

qasqeset · bersisik

sisik ikan, lapisan pelindung pada tubuh ikan

טָמֵא

tame · najis

kenajisan ritual, tidak tahir

Kata-kata ini menekankan perbedaan yang tegas antara yang boleh dan tidak boleh dimakan, menunjukkan bahwa kekudusan Allah mencakup aspek makanan sehari-hari.

Tahukah kamu

Ikan Bersirip dan Bersisik

Aturan ini membuat ikan seperti lele dan hiu dianggap najis karena tidak bersisik. Beberapa orang Yahudi ortodoks masih memegang aturan ini hingga kini.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 14:10

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ulangan 14:10

✕  Sering dikira

Semua makhluk air yang tidak bersirip dan bersisik haram untuk disentuh.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini hanya melarang memakan, bukan menyentuh; larangan menyentuh hanya untuk bangkai hewan darat tertentu.

✕  Sering dikira

Aturan ini hanya untuk orang Israel zaman dulu, tidak relevan sekarang.

✓  Yang sebenarnya

Meskipun tidak mengikat secara hukum, prinsip kekudusan dan ketaatan tetap relevan bagi orang percaya.

Renungan

Renungan Singkat Ulangan 14:10

Ketaatan seringkali membutuhkan pengorbanan, seperti meninggalkan makanan favorit yang haram. Hari ini, apakah ada hal yang sulit kamu tinggalkan karena Firman Allah? Minta kekuatan untuk taat, karena berkat lebih besar daripada kepuasan sesaat.

Tuhan, kuatkan aku untuk taat pada perintah-Mu, bahkan ketika itu tidak nyaman. Amin.