Aturan Menyembelih di Tempat yang Jauh
Ulangan 12:21
Aturan Beribadah di Tempat yang Benar
“Jika tempat yang dipilih oleh TUHAN, Allahmu, untuk menegakkan nama-Nya terlalu jauh dari tempatmu, kamu boleh menyembelih sapimu dan dombamu yang diberikan TUHAN kepadamu, seperti yang kuperintahkan kepadamu, dan kamu pun boleh memakannya sesuka hatimu di gerbangmu.”Ulangan 12:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Apabila tempat yang akan dipilih TUHAN, Allahmu, untuk menegakkan nama-Nya di sana, terlalu jauh dari tempatmu, maka engkau boleh menyembelih dari lembu sapimu dan kambing dombamu yang diberikan TUHAN kepadamu, seperti yang kuperintahkan kepadamu, dan memakan dagingnya di tempatmu sesuka hatimu.”Ulangan 12:21 · TB
Terjemahan Baru
“Kalau tempat yang dipilih TUHAN Allahmu terlalu jauh dari tempatmu, kamu boleh memotong seekor sapi, domba atau kambing yang diberikan TUHAN kepadamu, dan memakan dagingnya di tempatmu dengan sesuka hatimu, seperti yang sudah saya katakan kepadamu.”Ulangan 12:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(12:20)”Ulangan 12:21 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“If the place which the LORD thy God hath chosen to put his name there be too far from thee, then thou shalt kill of thy herd and of thy flock, which the LORD hath given thee, as I have commanded thee, and thou shalt eat in thy gates whatsoever thy soul lusteth after.”Ulangan 12:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 12:21?
Ayat ini menjelaskan bahwa jika tempat ibadah yang dipilih Tuhan terlalu jauh, orang Israel boleh menyembelih ternak mereka di rumah dan memakannya, asalkan darahnya tidak dimakan. Ini menunjukkan fleksibilitas dalam ibadah, tetapi juga menekankan aturan tentang darah.
Latar belakang
Pengecualian untuk Tempat Tinggal yang Jauh
Musa menjelaskan bahwa ketika tempat kudus terlalu jauh dari tempat tinggal mereka, mereka boleh menyembelih ternak untuk dimakan di rumah, tidak harus mempersembahkannya di tempat kudus. Ini memberikan kelonggaran praktis.
Di mana
Dataran Moab
Di seberang Sungai Yordan, sebelum masuk Kanaan
Kapan
~1406 SM
Akhir pengembaraan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, ~120 tahun, yang menyampaikan hukum Tuhan sebelum masuk Kanaan
Kepada
Orang Israel
Generasi baru yang akan memasuki Tanah Perjanjian
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
המקום אשר יבחר
hamakom asher yivkhar · tempat yang dipilih
lokasi yang ditentukan Tuhan untuk ibadah
שמו
shemo · nama-Nya
namaTUHAN yang melambangkan kehadiran-Nya
רחוק
rakhok · jauh
berjauhan, keterpencilan
Frasa 'shemo' menunjukkan bahwa kehadiran Tuhan tidak terbatas pada satu tempat; namun ada tempat pusat yang dipilih-Nya. Jarak bukan alasan untuk mengabaikan kehadiran Tuhan, tapi Tuhan yang berbelas kasihan memberi kelonggaran.
Tahukah kamu
Jarak Bisa Sejauh 30 Kilometer
Para ahli memperkirakan tempat kudus pusat di Shilo berjarak hingga 30 km dari sebagian besar wilayah Israel, perjalanan yang cukup jauh dengan berjalan kaki.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 12:21
Ulangan 14:24-25
solusi untuk jarak
“Apabila tempat yang dipilih TUHAN, Allahmu, untuk menegakkan nama-Nya terlalu jauh, maka engkau boleh menjual hasil dan membelanjakan perak itu untuk apa yang kausukai.”
1 Raja-raja 8:29
nama Tuhan di tempat kudus
“Kiranya mata-Mu terbuka ke rumah ini, siang dan malam, ke tempat yang Kaukatakan: Nama-Ku akan tinggal di sana.”
Yohanes 4:21
ibadah bukan hanya tempat
“Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 12:21
✕ Sering dikira
Jarak membebaskan orang Israel dari kewajiban ibadah sepenuhnya.
✓ Yang sebenarnya
Hanya pembagian daging untuk makan yang dilonggarkan, bukan kurban dan persembahan yang tetap harus dibawa ke tempat kudus.
✕ Sering dikira
Tempat kudus yang dimaksud bisa dipilih sesuka hati mereka.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan yang memilih tempatnya, bukan manusia; ayatterus menjelaskan bahwa hanya ada satu tempat yang dipilih Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 12:21
Kadang kita merasa terlalu jauh atau sibuk untuk beribadah, tetapi Tuhan mengerti keterbatasan kita. Namun, jangan jadikan alasan untuk mengabaikan perintah-Nya. Pastikan hati kita tetap terhubung dengan Tuhan dalam segala keadaan.
Tuhan, jika aku merasa jauh dari-Mu, dekatkanlah hatiku dan ajarlah aku untuk tetap taat meskipun dalam keterbatasan. Amin.