Sikhem: Gunung Gerizim dan Ebal
Ulangan 11:29
Berkat dan Kutuk di Dua Gunung
“Apabila TUHAN, Allahmu, membawamu ke tanah yang akan kamu masuki untuk mendudukinya. Kamu harus mengucapkan berkat di Gunung Gerizim dan kutuk di Gunung Ebal.”Ulangan 11:29 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jadi apabila TUHAN, Allahmu, telah membawa engkau ke negeri, yang Ulangan 11.30–12.2 66 engkau masuki untuk mendudukinya, maka haruslah engkau mengucapkan berkat di atas gunung Gerizim dan kutuk di atas gunung Ebal.”Ulangan 11:29 · TB
Terjemahan Baru
“Sesudah TUHAN Allahmu membawa kamu masuk ke negeri yang kamu diami nanti, berkat itu harus kamu ucapkan dari Gunung Gerizim dan kutuk itu dari Gunung Ebal.”Ulangan 11:29 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Ketika TUHAN membawa kalian ke negeri yang akan kalian masuki dan duduki, haruslah kalian mengadakan upacara. Sebagian dari kalian akan berdiri di gunung Gerizim dan sebagian di gunung Ebal. Yang di gunung Gerizim harus mengaminkan ucapan berkat yang diserukan orang Lewi, dan yang di gunung Ebal mengaminkan ucapan kutuk yang diserukan orang Lewi.”Ulangan 11:29 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And it shall come to pass, when the LORD thy God hath brought thee in unto the land whither thou goest to possess it, that thou shalt put the blessing upon mount Gerizim, and the curse upon mount Ebal.”Ulangan 11:29 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 11:29?
Ayat ini adalah instruksi tentang bagaimana bangsa Israel harus mengucapkan berkat di Gunung Gerizim dan kutuk di Gunung Ebal setelah memasuki Tanah Perjanjian. Ini adalah ritual untuk mengingatkan mereka bahwa berkat dan kutuk adalah pilihan yang nyata, dan mereka harus memilih berkat.
Latar belakang
Instruksi untuk Upacara Berkat dan Kutuk
Musa menginstruksikan bahwa setelah Israel masuk ke tanah Kanaan, mereka harus mengadakan upacara di dua gunung yang berlokasi dekat Sikhem: Gunung Gerizim untuk berkat dan Gunung Ebal untuk kutuk. Ini akan menjadi pengingat fisik akan konsekuensi perjanjian.
Di mana
Dataran Moab
Di seberang Sungai Yordan, lihat ke arah Gunung Gerizim dan Ebal
Kapan
~1400 SM
Akhir pengembaraan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, ~120 tahun, mantan pangeran Mesir
Kepada
Orang Israel
Bangsa pilihan yang baru keluar dari Mesir, generasi kedua
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָמַר
amar · berkata
berbicara, menyatakan, menjelaskan
בְּרָכָה
berakhah · berkat
berkat, khususnya dari Allah, yang membawa kesejahteraan dan kesuksesan
קְלָלָה
qelalah · kutuk
kutukan, lawan dari berkat, yang membawa celaka dan hukuman
Pengulangan 'berkat' dan 'kutuk' menekankan bahwa Allah memberikan pilihan yang jelas kepada umat-Nya. Kata 'berkata' di ayat ini menunjukkan bahwa Musa menyampaikan firman dengan otoritas, bukan sekadar saran.
Tahukah kamu
Gunung Ebal dan Gerizim Hari Ini
Kedua gunung ini masih ada. Gunung Gerizim adalah gunung yang lebih hijau, sedangkan Gunung Ebal lebih tandus, secara simbolis mencerminkan berkat dan kutuk.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 11:29
Ulangan 11:26
Berkat dan kutuk
“Lihatlah, pada hari ini aku menghadapkanmu pilihan: berkat atau kutuk.”
Yosua 8:30-32
Pendirian mezbah
“Pada waktu itulah Yosua mendirikan mezbah di gunung Ebal bagi TUHAN, Allah Israel, dan menuliskan di sana pada batu-batu itu salinan hukum Musa.”
Ulangan 27:12-13
Pembagian suku
“Suku-suku yang berdiri di gunung Gerizim untuk memberkati bangsa itu: Simeon, Lewi, Yehuda, Isakhar, Yusuf, dan Benyamin. Dan mereka ini harus berdiri di gunung Ebal untuk mengutuk: Ruben, Gad, Asyer, Zebulon, Dan, dan Naftali.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 11:29
✕ Sering dikira
Gunung Gerizim selalu baik dan Gunung Ebal selalu buruk.
✓ Yang sebenarnya
Gunung-gunung hanyalah simbol; berkat dan kutuk ditentukan oleh ketaatan, bukan sifat gunung.
✕ Sering dikira
Upacara ini hanya bersifat seremonial.
✓ Yang sebenarnya
Upacara ini adalah perjanjian yang mengikat dan memiliki konsekuensi nyata bagi bangsa.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 11:29
Seperti Israel, kita perlu mengingat janji-janji Tuhan dan konsekuensi dari ketidaktaatan. Buatlah kebiasaan untuk mengucapkan berkat atas hidup kita dan keluarga kita, serta merenungkan Firman Tuhan agar tetap di jalan-Nya.
Tuhan, aku memilih untuk mengucapkan berkat atas hidupku dan keluargaku. Tolong aku untuk selalu mengingat janji-Mu dan hidup setia kepada-Mu. Amin.