8 ayat pilihan

Ayat Alkitab tentang Penyembahan

Penyembah sejati menyembah dalam roh dan kebenaran — dengan segenap hidup, bukan hanya nyanyian. Ayat-ayat Alkitab tentang penyembahan dan pujian ini menunjukkan mengapa Allah layak disembah.

  1. Yohanes 4:24

    “Allah adalah Roh dan mereka yang menyembah Dia harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.””

    Penyembahan sejati bukan soal tempat, melainkan sikap hati yang dipimpin Roh dan berpegang pada kebenaran.

    Lihat arti & konteks Yohanes 4:24 →
  2. Mazmur 95:6

    “Datanglah! Mari kita sujud dan menyembah; mari kita berlutut di hadapan TUHAN, Pencipta kita.”

    Mari mendekat dengan rendah hati, karena Dialah Pencipta kita yang layak menerima sujud dan sembah.

    Lihat arti & konteks Mazmur 95:6 →
  3. Mazmur 100:2

    “Mengabdilah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai.”

    Melayani Tuhan dengan sukacita dan datang dengan sorak-sorai menunjukkan hati yang gembira dalam penyembahan.

    Lihat arti & konteks Mazmur 100:2 →
  4. Roma 12:1

    “Karena itu, Saudara-saudara, oleh kemurahan Allah, aku memohon kepadamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah; itulah penyembahanmu rohanimu.”

    Penyembahan sejati adalah mempersembahkan seluruh hidup kita sebagai persembahan yang hidup dan kudus bagi Allah.

    Lihat arti & konteks Roma 12:1 →
  5. Mazmur 150:6

    “Biarlah segala yang bernapas memuji TUHAN! Haleluya!”

    Setiap makhluk yang bernapas dipanggil untuk memuji Tuhan, menjadikan pujian sebagai respons natural ciptaan.

    Lihat arti & konteks Mazmur 150:6 →
  6. Ibrani 13:15

    “Karena itu, melalui Kristus marilah kita terus-menerus mempersembahkan kurban pujian kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya.”

    Melalui Kristus, kita terus-menerus mempersembahkan pujian syukur sebagai kurban yang memuliakan nama-Nya.

    Lihat arti & konteks Ibrani 13:15 →
  7. Mazmur 29:2

    “Persembahkan bagi TUHAN kemuliaan nama-Nya; sujudlah kepada TUHAN dalam perhiasan kekudusan.”

    Sujudlah pada Tuhan dengan kekudusan, mengakui kemuliaan nama-Nya dalam penyembahan yang murni.

    Lihat arti & konteks Mazmur 29:2 →
  8. Wahyu 4:11

    ““Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima kemuliaan, hormat, dan kuasa karena Engkau telah menciptakan segala sesuatu dan karena kehendak-Mu semua itu ada dan diciptakan.””

    Tuhan layak menerima semua kemuliaan karena Dialah Pencipta segala sesuatu; penyembahan kita mengakui kebenaran ini.

    Lihat arti & konteks Wahyu 4:11 →

Halaman terkait