Mengutip Perkataan TUHAN

Ayub 42:3

Pemulihan dan Pengakuan Ayub

PerikopPengakuan dan Penyesalan Ayub · Ayub 42:1-6 →
“‘Siapakah dia yang menyembunyikan nasihat tanpa pengetahuan?’ Oleh karena itu, aku telah mengatakan apa yang tidak kumengerti, hal-hal yang terlalu ajaib bagiku untuk kuketahui.”

Ayub 42:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 42:3?

Ayub mengutip perkataan Tuhan sebelumnya (dari pasal 38:2) dan mengakui bahwa dirinya telah berbicara tanpa pengetahuan, tentang hal-hal yang terlalu ajaib untuk dimengertinya. Ini adalah pengakuan akan keterbatasan manusia di hadapan kebijaksanaan Allah. Ayub mengakui bahwa ia telah berbicara melebihi kapasitasnya, dan kini ia menyadari kebodohannya.

Latar belakang

Mengakui Kebodohan Sendiri

Ayub mengutip perkataan TUHAN yang menegurnya tentang menyembunyikan nasihat tanpa pengetahuan. Ia mengakui bahwa ia telah berbicara tentang hal-hal yang terlalu ajaib dan tidak ia mengerti.

Di mana

Tanah Us

Masih dalam dialog dengan TUHAN

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengakuan kedaulatan Allah
Ayub melihat Allah
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

Orang saleh yang sangat menderita, ~60 tahun

T

Kepada

TUHAN

Allah yang berbicara dari badai

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עֵצָה

etsah · nasihat

rencana, maksud

דַּעַת

da'at · pengetahuan

pemahaman, pengenalan

פָּלָא

pala' · ajaib

luar biasa, tersembunyi

Ayub menyadari bahwa ia berbicara tentang hal-hal yang melampaui pemahamannya ('pala''). Ini mengajarkan bahwa ada misteri Allah yang tidak dapat dijangkau akal manusia.

Tahukah kamu

Kutipan Langsung

Frasa 'Siapakah dia yang menyembunyikan nasihat tanpa pengetahuan?' adalah kutipan persis dari perkataan TUHAN dalam Ayub 38:2. Ini menunjukkan Ayub mengingat dan merenungkan firman Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 42:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 42:3

✕  Sering dikira

Ayub berbicara tentang hal-hal yang ajaib, artinya ia sombong karena berani membahasnya.

✓  Yang sebenarnya

Ayub mengakui bahwa ia telah berbicara tanpa pengetahuan, dan ia menyesalinya.

✕  Sering dikira

Ayub menganggap bahwa Allah tidak memberikan pengetahuan kepadanya.

✓  Yang sebenarnya

Ayub menyadari bahwa pengetahuan manusia terbatas, dan ia menerima keterbatasannya.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 42:3

Kita sering cepat berbicara tentang hal-hal yang tidak kita mengerti, terutama tentang Tuhan. Ayub mengajarkan kita untuk rendah hati dan mengakui keterbatasan kita, berhenti mengklaim tahu segalanya, dan belajar diam di hadapan misteri Tuhan.

Ya Tuhan, ampunilah aku jika aku telah berbicara tanpa pengetahuan; ajari aku untuk rendah hati dan bersandar pada hikmat-Mu, Amin.