Hitung-hitungan siapa yang layak ditolong

Roma 5:7

Logika manusia soal berkorban

Sebab, jarang ada orang yang mau mati untuk orang benar, meskipun mungkin untuk orang yang baik ada orang yang mau mati.

Roma 5:7 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Roma 5:7?

Paul uses a human example to show how rare it is to die for someone, even for a good person. He is setting up the contrast with Christ's sacrifice, which is even more remarkable because He died for us while we were sinners.

Latar belakang

Seberapa jauh manusia mau berkorban

Paulus berhenti sebentar untuk ngukur dengan ukuran kita sendiri. Buat orang yang benar saja, jarang ada yang mau mati. Mungkin buat orang baik yang kita sayang, ada satu dua yang nekat. Dia sengaja menaikkan standar manusia setinggi mungkin.

Di mana

Korintus

Ditulis di Korintus untuk pembaca di Roma

Kapan

~57 M

Pelayanan keliling Paulus

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Mati untuk yang durhaka
Allah menunjukkan kasih-Nya
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Rasul yang suka memakai logika sehari-hari

J

Kepada

Jemaat di Roma

Pembaca yang diajak membandingkan dengan akal sendiri

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

δικαίου

dikaiou · righteous

orang lurus, benar secara hukum

ἀγαθοῦ

agathou · good

orang baik hati, murah dan disukai

τολμᾷ

tolma · dare

berani nekat mengambil risiko

Bahkan untuk orang baik yang disukai pun, manusia hanya jarang berani mati — itu batas tertinggi kita.

Tahukah kamu

Dua kelas orang

Paulus membedakan 'orang benar' (yang lurus tapi kaku) dan 'orang baik' (yang hangat dan disukai). Untuk yang kedua orang lebih mungkin nekat — dan itu pun jarang.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Roma 5:7

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Roma 5:7

✕  Sering dikira

"Orang benar dan orang baik itu sama saja."

✓  Yang sebenarnya

Paulus sengaja membedakan: yang satu lurus-kaku, yang lain hangat-disukai.

✕  Sering dikira

"Ayat ini memuji pengorbanan manusia."

✓  Yang sebenarnya

Justru menunjukkan batas sempit kasih manusia, untuk dikontraskan dengan kasih Allah.

Renungan

Renungan Singkat Roma 5:7

We often think we need to be 'good enough' for God to love us. But this verse reminds us that Christ died for us not because we were good, but because we were sinners in need of a Savior.

Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak menunggu aku menjadi sempurna untuk mengasihiku; tolong aku menerima kasih-Mu dengan rendah hati. Amin.