Iman yang sama, objek yang baru

Roma 4:24

Kita pun dihitung benar lewat iman

tetapi juga bagi kita. Hal itu akan diperhitungkan kepada kita yang percaya kepada Dia, yang membangkitkan Yesus, Tuhan kita, dari antara orang mati,

Roma 4:24 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Roma 4:24?

Kebenaran oleh iman diperhitungkan kepada kita yang percaya kepada Allah yang membangkitkan Yesus dari kematian. Iman kita berpusat pada karya Kristus, yang mati dan bangkit untuk pembenaran kita.

Latar belakang

Pola Abraham sekarang jadi pola kita

Paulus tarik garisnya jelas: sama seperti iman Abraham dihitung benar, demikian juga kita. Bedanya, iman kita tertuju pada Allah yang membangkitkan Yesus dari kematian. Objek imannya berkembang, tapi prinsipnya sama.

Di mana

Roma (tujuan surat)

Menghubungkan iman Abraham ke iman pada Yesus

Kapan

~57 M

Iman kita pada Allah pembangkit Yesus

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ditulis untuk kita
Yesus mati & bangkit
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Rasul yang menulis surat ini ke jemaat Roma

J

Kepada

Jemaat Roma

Campuran orang Yahudi & non-Yahudi di ibu kota

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

λογίζεσθαι

logizesthai · counted

akan diperhitungkan

πιστεύουσιν

pisteuousin · believe

orang-orang yang percaya

ἐγείραντα

egeiranta · raised

yang membangkitkan

Kita yang pisteuousin (percaya) pada Allah yang egeiranta (membangkitkan) Yesus juga akan logizesthai (diperhitungkan benar).

Tahukah kamu

Gema Allah yang menghidupkan

Ingat ayat 17 soal Allah yang 'menghidupkan yang mati'? Di sini disambung: Allah yang sama membangkitkan Yesus — iman Abraham dan iman kita menyembah Allah yang satu itu.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Roma 4:24

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Roma 4:24

✕  Sering dikira

"Iman kita beda total dari iman Abraham."

✓  Yang sebenarnya

Prinsipnya sama: percaya pada Allah yang menghidupkan yang mati.

✕  Sering dikira

"Pembenaran lewat iman hanya berlaku di Perjanjian Lama."

✓  Yang sebenarnya

Paulus tegaskan justru berlaku bagi kita yang percaya pada Yesus.

Renungan

Renungan Singkat Roma 4:24

Iman kita bukan pada ajaran atau perbuatan, tetapi pada pribadi Yesus yang telah bangkit. Setiap kali kita meragukan pengampunan atau penerimaan Allah, ingatlah bahwa Yesus telah mati dan bangkit untuk membenarkan kita.

Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah mati dan bangkit untuk pembenaranku. Tolong aku untuk selalu percaya pada karya-Mu yang sempurna. Amin.