Berharap saat tak ada alasan untuk berharap

Roma 4:18

Percaya pada pengharapan, melawan akal sehat

Tanpa pengharapan, dia percaya pada pengharapan, sehingga dia boleh menjadi bapa dari banyak bangsa sesuai dengan yang telah dikatakan kepadanya, “Akan menjadi demikianlah keturunanmu.”

Roma 4:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Roma 4:18?

Abraham percaya dan berharap melawan segala pengharapan yang mustahil, sehingga ia menjadi bapa banyak bangsa sesuai dengan janji Allah. Iman ini lahir dari keyakinan bahwa Allah setia dan mampu melakukan apa yang telah dijanjikan-Nya.

Latar belakang

Berharap padahal mustahil

Secara nalar, tidak ada alasan Abraham bisa punya anak — dia tua, istrinya mandul. Tapi ia tetap percaya pada janji 'keturunanmu akan jadi sebanyak ini'. Imannya berdiri tepat di titik di mana harapan manusiawi sudah habis.

Di mana

Roma (tujuan surat)

Menggambarkan iman Abraham yang nekat

Kapan

~57 M

Iman melawan keadaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Allah menghidupkan yang mati
Tubuh Abraham sudah tua
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Rasul yang menulis surat ini ke jemaat Roma

J

Kepada

Jemaat Roma

Campuran orang Yahudi & non-Yahudi di ibu kota

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἐλπίδα

elpida · hope

pengharapan, harapan yakin

ἐπίστευσεν

episteusen · believed

percaya, menaruh keyakinan

οὕτως

houtōs · so

demikianlah, sebanyak itu

Tanpa elpida (harapan wajar), Abraham tetap episteusen (percaya) bahwa keturunannya houtōs (sebanyak itu) — iman melampaui akal.

Tahukah kamu

Permainan kata 'pengharapan'

Paulus menulis Abraham 'tanpa harap, percaya pada harap' — gaya bahasa yang menonjolkan bahwa imannya melampaui apa yang masuk akal untuk diharapkan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Roma 4:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Roma 4:18

✕  Sering dikira

"Iman Abraham mengabaikan kenyataan."

✓  Yang sebenarnya

Ia melihat kenyataan jelas (ayat 19), tapi percaya Allah lebih besar.

✕  Sering dikira

"Pengharapan di sini cuma optimisme."

✓  Yang sebenarnya

Ini keyakinan pada janji Allah, bukan sekadar berpikir positif.

Renungan

Renungan Singkat Roma 4:18

Pernahkah Anda merasa tidak ada harapan? Contohlah Abraham: percayalah pada janji Allah, bukan pada keadaan. Pengharapan yang dari Allah tidak mengecewakan, meski tampak mustahil.

Ya Allah, di tengah situasi yang tidak ada harapan, beri aku iman dan pengharapan seperti Abraham. Amin.