Pertanyaan yang berputar-putar

Roma 3:7

Kenapa aku masih dihakimi sebagai pendosa?

Akan tetapi, jika melalui kebohonganku, kebenaran Allah menjadi berlimpah kemuliaan-Nya, mengapa aku masih dihakimi sebagai seorang pendosa?

Roma 3:7 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Roma 3:7?

Ayat ini mengajukan pertanyaan retoris: jika kebohongan manusia justru menonjolkan kebenaran dan kemuliaan Allah, mengapa kita masih dihukum sebagai pendosa? Paulus menegaskan bahwa logika ini salah, karena kebenaran Allah tidak bergantung pada dosa manusia.

Latar belakang

Dalih yang dipanjangkan

Suara lawan bertanya lagi: kalau kebohonganku malah membuat kebenaran Allah makin bersinar, kenapa aku masih dianggap berdosa? Paulus membiarkan logika sesat ini terdengar penuh supaya kekonyolannya jelas terlihat.

Di mana

Korintus (ditulis untuk Roma)

Suara keberatan

Kapan

~57 M

Mengulang dalih lawan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Allah menghakimi dunia
Tuduhan fitnah pada Paulus
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Menirukan keberatan lawan imajiner

J

Kepada

Jemaat di Roma

Pendengar argumen tanya-jawab

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ψεύσματι

pseusmati · lie

kebohongan, dusta

ἐπερίσσευσεν

eperisseusen · abound

berlimpah, meluap

ἁμαρτωλός

hamartōlos · sinner

pendosa, orang berdosa

Bahkan kalau Allah menarik kebaikan dari kejahatan kita, itu tidak menghapus tanggung jawab kita sebagai pendosa.

Tahukah kamu

Pakai kata 'aku'

Paulus berpindah ke kata ganti 'aku' — teknik retorika supaya keberatan terasa hidup dan personal sebelum dibantah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Roma 3:7

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Roma 3:7

✕  Sering dikira

'Kalau hasil akhirnya baik, dosaku tidak dihitung.'

✓  Yang sebenarnya

Allah bisa menarik kebaikan dari kejahatan tanpa membenarkan pelakunya.

✕  Sering dikira

'Paulus mengajarkan ini.'

✓  Yang sebenarnya

Ini suara lawan yang ia tirukan untuk dibantah.

Renungan

Renungan Singkat Roma 3:7

Jangan pernah memakai kasih karunia Allah sebagai alasan untuk berbuat dosa. Justru sebaliknya, kita dipanggil untuk hidup benar karena sudah ditebus.

Tuhan, jauhkan aku dari pikiran bahwa dosa dapat memuliakan nama-Mu; mampukan aku hidup kudus bagi-Mu. Amin.