Kemuliaan Kekal Allah
Roma 16:27
Puncak Doksologi
“kepada satu-satunya Allah yang penuh hikmat melalui Kristus Yesus, yang menerima kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.”Roma 16:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“bagi Dia, satu-satunya Allah yang penuh hikmat, oleh Yesus Kristus: segala kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.”Roma 16:27 · TB
Terjemahan Baru
“Dialah satu-satunya Allah, Ia mahabijaksana. Semoga Ia dijunjung tinggi selama-lamanya melalui Yesus Kristus! Amin. Hormat kami, Paulus, hamba Kristus Yesus.”Roma 16:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“[14:26] Allah kita penuh hikmat. Untuk selamanya berikanlah kemuliaan kepada Allah kita melalui Kristus Yesus! Amin.”Roma 16:27 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“To God only wise, be glory through Jesus Christ for ever. Amen.”Roma 16:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Roma 16:27?
Paulus mengakhiri suratnya dengan doxologi, memuji Allah yang esa dan penuh hikmat, yang dimuliakan melalui Yesus Kristus. Segala kemuliaan hanya bagi Allah, baik sekarang maupun selama-lamanya. Ini adalah pengakuan bahwa semua yang dilakukan Paulus adalah untuk kemuliaan Allah.
Latar belakang
Ketika Kata-Kata Memberi Jalan kepada Pujian
Setelah diskusi teologis yang panjang dan detail tentang keselamatan, keadilan, dan kehendak Allah, Paulus tidak lagi dapat berbicara. Dia hanya dapat memuji. 'Kepada satu-satunya Allah yang penuh hikmat...yang menerima kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.' Ini adalah penyerahan akhir kepada keajaiban kedalaman dan kebijaksanaan Allah.
Di mana
Langit dan bumi
Realitas kosmik di mana Allah menerima kemuliaan abadi
Kapan
~57 M
Penutup eternal yang melampaui waktu
Yang berbicara
Paulus
Rasul yang mengakhiri surat besar dengan pujian yang luar biasa
Kepada
Semua orang percaya, semua makhluk
Komunitas universal Kristus dan seluruh ciptaan dipanggil untuk memuji
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
μόνος (monos)
monos · only/sole
satu-satunya, tunggal; penekanan pada keunikan absolut
σοφός (sophós)
sophós · wise
bijaksana, penuh kebijaksanaan; kedalaman kebijaksanaan yang melampaui pemahaman manusia
δόξα (doxa)
doxa · glory
kemuliaan, reputasi, honor; pengakuan atas kebesaran dan keunggulan Allah
Paulus menutup dengan tiga pujian kepada Allah: Dia adalah 'monos' (satu-satunya)—tidak ada yang dapat dibandingkan; Dia adalah 'sophós' (bijaksana)—penuh kebijaksanaan yang tak terbatas; dan Dia menerima 'doxa' (kemuliaan) 'selamanya' (aion tōn aiōnōn—abad segala abad). Inilah pujian tertinggi.
Tahukah kamu
Doksologi Melampaui Argumen
Doksologi penutup ini tidak membuktikan apa pun. Ini tidak membantah atau membela. Ini hanya memuji. Ini menunjukkan bahwa tujuan akhir dari semua penalaran teologis adalah bukan untuk memenangkan argument tetapi untuk membawa seseorang ke keajaiban dan pujian Allah. Argumen Paulus tentang keselamatan berakhir bukan dengan kesimpulan logis tetapi dengan kesaksian 'Amin!'
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Roma 16:27
Roma 11:33-36
doksologi yang sama muncul lebih awal dalam Roma 11
“O alangkah dalamnya kekayaan dan kebijaksanaan dan pengetahuan Allah!...Sebab, darinya dan olehnya dan kepadanya segala sesuatu. Bagi Dialah kemuliaan selamanya. Amin.”
Yudas 25
formula doksologi yang sama dari tulisan Perjanjian Baru lainnya
“Kepada satu-satunya Allah, Juruselamat kita, melalui Yesus Kristus Tuhan kita, adalah kemuliaan, kebesaran, kuasa, dan otoritas, sebelum semua zaman, sekarang, dan selamanya. Amin.”
1 Timotius 1:17
pujian dengan rumusan yang serupa dalam surat-surat Paulus lainnya
“Kepada Raja Kekal, yang abadi, tak terlihat, satu-satunya Allah, kehormatan dan kemuliaan selamanya dan selamanya. Amin.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Roma 16:27
✕ Sering dikira
Doksologi Paulus adalah pujian generik yang bisa diterapkan pada apa pun
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah pujian spesifik terhadap keajaiban rencananya Allah untuk keselamatan manusia melalui Kristus
✕ Sering dikira
Ketika Paulus mengatakan 'Amin,' dia sedang mengakhiri argumennya dengan kepastian logis
✓ Yang sebenarnya
Dia menyerah kepada keajaiban dan misteri kedalaman kebijaksanaan Allah yang melampaui argumen apa pun
Renungan
Renungan Singkat Roma 16:27
Di tengah kesibukan dan pencapaian, jangan lupa untuk memuliakan Allah dalam segala hal. Jadikan doxologi ini sebagai pengingat bahwa hidup kita adalah untuk kemuliaan-Nya, bukan untuk kemuliaan diri sendiri.
Bapa, terima kasih atas hikmat-Mu yang sempurna. Kiranya seluruh hidupku memuliakan-Mu, sekarang dan selamanya. Amin.