Perlindungan dari orang tidak percaya dan penerimaan di Yerusalem
Roma 15:31
Specific prayer concerns untuk Paulus
“supaya aku dilepaskan dari orang-orang yang tidak percaya di Yudea, dan supaya pelayananku untuk Yerusalem berkenan bagi orang-orang kudus.”Roma 15:31 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“supaya aku terpelihara dari orang- orang yang tidak taat di Yudea, dan supaya pelayananku untuk Yerusalem disambut dengan baik oleh orang-orang kudus di sana, Roma 15.32–16.5 68”Roma 15:31 · TB
Terjemahan Baru
“Berdoalah supaya Allah melepaskan saya dari tangan orang-orang yang tidak percaya di Yudea, dan supaya tugas saya untuk membawa sumbangan ke Yerusalem diterima dengan senang hati oleh umat Allah di sana.”Roma 15:31 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Doakan juga supaya saya selamat dari orang-orang yang tidak percaya kepada Kristus di Yudea, dan supaya bantuan yang saya bawa ke Yerusalem itu berkenan bagi saudara-saudari seiman di sana.”Roma 15:31 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“That I may be delivered from them that do not believe in Judaea; and that my service which I have for Jerusalem may be accepted of the saints;”Roma 15:31 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Roma 15:31?
Paulus meminta jemaat di Roma untuk berdoa bersama-sama baginya, khususnya agar ia selamat dari orang-orang yang tidak percaya di Yudea dan agar pelayanannya untuk orang-orang kudus di Yerusalem diterima dengan baik. Ini menunjukkan pentingnya dukungan doa dalam pelayanan.
Latar belakang
Two-fold concern: personal safety dan ministry acceptance
Paulus elaborate: 'Supaya aku dilepaskan dari orang-orang yang tidak percaya di Yudea, dan supaya pelayananku untuk Yerusalem berkenan bagi orang-orang kudus.' Dua anxiety yg clear: 1) Physical danger dari hostile non-believers di Yudea (perhaps reference ke persecution history). 2) Spiritual acceptance dari orang-orang kudus Yahudi—dia khawatir mereka reject gift atau ministries-nya. Second concern adalah yang lebih profound—bukan just safety tapi spiritual authority/recognition.
Di mana
Korintus
Paulus explain concrete concerns di balik prayer request
Kapan
~57 M
Paulus specific tentang what perils dia menghadapi
Yang berbicara
Paulus
Articulate specific prayer needs dengan vulnerability
Kepada
Jemaat Roma
Diberi detail tentang what exactly to pray for
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ῥύομαι
rhuomai · rescued
Save, deliver—rescue dari danger
ἀπειθέω
apeitheō · disobedient
Tidak percaya, melawan—refusing faith
προσδεκτός
prosdektos · acceptable
Acceptable, welcome—approved, received
Paulus worried tentang rhuomai (rescue dari apeitheō) dan prosdektos (acceptance dari saints)—dual concern physical dan spiritual.
Tahukah kamu
Paulus premonition tentang danger di Yerusalem terbukti accurate
Later (Kisah 21), Paulus memang arrested di Yerusalem. Ini bukan paranoia—tapi realistic assessment dari environment yg hostile ke Gentile missionary.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Roma 15:31
Kisah 20:22-24
Paulus aware tentang danger tapi tetap go
“Saya tidak tahu apa yang akan terjadi kepada saya di sana...aku akan datang ke Yerusalem”
Kisah 21:28-31
Realization dari Paulus's concerns
“Orang-orang Yahudi menyerangnya di temple...ingin membunuhnya”
Roma 14:1
Earlier theme dari acceptance—still concern di Yerusalem visit
“Terimalah orang yang lemah imannya”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Roma 15:31
✕ Sering dikira
Paulus tidak percaya Tuhan protect dia
✓ Yang sebenarnya
Paulus percaya tapi realistik tentang environment yg hostile
✕ Sering dikira
Ini soal personal security aja
✓ Yang sebenarnya
Ini lebih soal ministry acceptance—akan Jewish leaders menerima gift?
Renungan
Renungan Singkat Roma 15:31
Ketika kita melayani, kita perlu menyadari bahwa kita tidak berjuang sendirian. Ajaklah orang lain berdoa untuk pelayanan Anda, dan luangkan waktu untuk mendoakan mereka yang melayani di sekitar Anda.
Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk setia mendoakan hamba-hamba-Mu yang sedang melayani, terutama mereka yang menghadapi tantangan besar, agar mereka dilindungi dan pelayanannya berkenan kepada-Mu. Amin.