Bukan menu, tapi damai

Roma 14:17

Kerajaan Allah bukan soal makanan

Karena Kerajaan Allah bukanlah tentang makanan dan minuman, melainkan tentang kebenaran, damai sejahtera, dan sukacita dalam Roh Kudus.

Roma 14:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Roma 14:17?

Kerajaan Allah bukan tentang aturan makanan dan minuman, tetapi tentang hidup yang benar di hadapan Allah, damai dengan sesama, dan sukacita yang berasal dari Roh Kudus. Ini adalah inti dari iman Kristen.

Latar belakang

Apa yang sebenarnya penting

Paulus menarik napas dan menyebut inti: Kerajaan Allah bukan soal makan dan minum. Yang penting adalah kebenaran, damai sejahtera, dan sukacita dalam Roh Kudus. Ribut soal menu mengaburkan hal-hal yang jauh lebih besar.

Di mana

Korintus (saat menulis)

Mendefinisikan ulang prioritas

Kapan

~57 M

Inti Kerajaan Allah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Jaga nama baik
Melayani Kristus
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Rasul yang menunjuk pada inti Kerajaan

J

Kepada

Jemaat di Roma

Orang yang ribut soal makanan & minuman

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

δικαιοσύνη

dikaiosynē · righteousness

kebenaran, hidup yang benar

εἰρήνη

eirēnē · peace

damai, keutuhan hubungan

χαρὰ

chara · joy

sukacita

Kerajaan Allah ditandai kebenaran, damai, dan sukacita oleh Roh, bukan oleh aturan makan.

Tahukah kamu

Tiga kata kunci pengganti menu

Sebagai ganti 'makanan & minuman', Paulus menaruh tiga kata: kebenaran, damai, sukacita. Itulah ciri Kerajaan yang sesungguhnya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Roma 14:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Roma 14:17

✕  Sering dikira

"Aturan makan adalah inti hidup beriman."

✓  Yang sebenarnya

Kerajaan Allah bukan soal makanan dan minuman.

✕  Sering dikira

"Sukacita itu soal kenyamanan pribadi."

✓  Yang sebenarnya

Sukacita di sini lahir dari Roh Kudus, bukan dari menu favorit.

Renungan

Renungan Singkat Roma 14:17

Jangan terlalu fokus pada hal-hal lahiriah seperti apa yang boleh dimakan. Lebih penting untuk mengejar hubungan yang benar dengan Tuhan dan sesama, serta mengalami sukacita Roh Kudus dalam hidupmu.

Bapa, mampukan aku untuk mengutamakan kebenaran, damai, dan sukacita dalam Roh, bukan hal-hal duniawi. Amin.