Hati yang kehilangan kelembutan

Roma 1:31

Saat kasih dan kesetiaan menguap

bodoh, tidak setia, tidak berperasaan, dan kejam.

Roma 1:31 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Roma 1:31?

Paulus mendaftar lebih banyak perilaku yang muncul saat manusia menolak Allah: bodoh, tidak setia, tidak berperasaan, dan kejam. Ini menunjukkan bahwa dosa tidak hanya berhenti pada pelanggaran moral, tetapi juga merusak relasi dan hati manusia.

Latar belakang

Dingin dan tanpa hati

Paulus menutup daftarnya dengan sederet sifat dingin: bodoh, tidak setia, tidak berperasaan, kejam. Ini bukan kejahatan yang ramai, melainkan matinya kasih dan kepedulian. Hati yang membatu sama merusaknya dengan tangan yang berbuat jahat.

Di mana

Korintus

Mengakhiri daftar kerusakan

Kapan

~57 M

Perjalanan misi ketiga

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daftar dosa berlanjut
Ketetapan Allah diketahui
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Rasul yang menutup daftar dengan dingin

S

Kepada

Seluruh umat manusia

Yang kehilangan rasa dan kesetiaan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἀσυνέτους

asynetous · foolish

tanpa pengertian, bebal

ἀστόργους

astorgous · heartless

tanpa kasih sayang alami

ἀνελεήμονας

aneleēmonas · ruthless

tanpa belas kasihan, kejam

Hati yang bebal (asynetous), tanpa kasih sayang (astorgous), dan tanpa belas kasihan (aneleēmonas) — tiga sifat dingin yang menutup daftar Paulus.

Tahukah kamu

Tanpa kasih sayang alami

Kata 'tidak berperasaan' menggambarkan hilangnya kasih sayang alami — bahkan kasih dasar yang seharusnya ada antara keluarga pun lenyap. Ini gambaran hati yang benar-benar dingin.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Roma 1:31

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Roma 1:31

✕  Sering dikira

"Hanya kejahatan aktif yang dianggap dosa."

✓  Yang sebenarnya

Paulus juga menyebut hati dingin dan tanpa kasih sebagai dosa.

✕  Sering dikira

"Tidak berperasaan itu sekadar kepribadian."

✓  Yang sebenarnya

Paulus melihatnya sebagai kerusakan, hilangnya kasih alami.

Renungan

Renungan Singkat Roma 1:31

Saat kita jauh dari Allah, hati kita bisa menjadi keras dan tidak peduli pada orang lain. Mari periksa sikap kita hari ini: adakah kita mudah menghakimi, tidak setia pada janji, atau kehilangan empati? Biarlah kita kembali pada kasih Allah agar hati kita lembut dan peka.

Tuhan, jagalah hatiku dari kebodohan dan kekerasan; buatlah aku setia, berperasaan, dan berbelas kasihan seperti Engkau. Amin.