Hilang damai
Ratapan 3:17
Harapan di Tengah Penderitaan
“Jiwaku dijauhkan dari kedamaian; aku telah lupa akan kebahagiaan.”Ratapan 3:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Engkau menceraikan nyawaku dari kesejahteraan, aku lupa akan kebahagiaan.”Ratapan 3:17 · TB
Terjemahan Baru
“Telah lama aku tak merasa sejahtera; sudah lupa aku bagaimana perasaan bahagia.”Ratapan 3:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And thou hast removed my soul far off from peace: I forgat prosperity.”Ratapan 3:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ratapan 3:17?
Penulis merasa damai sejahteranya hilang dan lupa akan kebahagiaan. Ini menunjukkan depresi yang mendalam, di mana sukacita dan ketenangan benar-benar sirna dari hidupnya.
Latar belakang
Keputusasaan Tanpa Harapan
Yeremia mengungkapkan bahwa damai sejahtera telah hilang dari jiwanya, dan ia bahkan lupa akan kebahagiaan. Ini menggambarkan keputusasaan total yang dirasakan oleh bangsa yang sedang dihukum.
Di mana
Yerusalem
Di tengah reruntuhan kota
Kapan
~586 SM
Kejatuhan Yerusalem
Yang berbicara
Nabi Yeremia
Nabi yang setia, hidup di masa kehancuran Yerusalem
Kepada
Umat Israel
Orang-orang yang sedang mengalami pembuangan dan penderitaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁלוֹם
shalom · kedamaian
kesejahteraan, keutuhan, damai
נָדַח
nadach · jauh
terbuang, terasing
נָשָׁה
nashah · lupa
melupakan, tidak mengingat
Kombinasi kata-kata ini menunjukkan bahwa shalom tidak hanya hilang, tetapi juga terlupakan—seolah-olah kebaikan tidak pernah ada. Ini menunjukkan keputusasaan yang mendalam.
Tahukah kamu
Shalom bukan sekadar damai
Kata Ibrani untuk damai sejahtera adalah 'shalom', yang mencakup kesejahteraan menyeluruh: fisik, mental, dan relasional. Kehilangan shalom berarti kehilangan segalanya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 3:17
Mazmur 88:14
Perasaan ditinggalkan
“Mengapa Engkau membuang aku, ya TUHAN, dan menyembunyikan wajah-Mu dari padaku?”
Ratapan 3:18
Kelanjutan keputusasaan
“Dan aku berkata: "Hilanglah kekuatanku dan harapanku dari pada TUHAN."”
Ayub 17:15
Harapan hilang
“Di mana harapanku? Siapa yang akan melihat kebahagiaanku?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ratapan 3:17
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti Allah tidak mau memberi damai selamanya.
✓ Yang sebenarnya
Konteks menunjukkan ini adalah perasaan sesaat, bukan pernyataan abadi.
✕ Sering dikira
Kebahagiaan tidak mungkin kembali.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini adalah bagian dari ratapan, yang kemudian diikuti oleh harapan.
Renungan
Renungan Singkat Ratapan 3:17
Ketika kita kehilangan sukacita dan damai, kita dapat mengakui perasaan itu kepada Tuhan dan meminta Dia memulihkan ingatan kita akan kebaikan-Nya.
Tuhan, pulihkan damai sejahtera dan kebahagiaanku yang hilang, dan ingatkan aku akan sukacita yang ada di dalam-Mu. Amin.