Korban dari Kekuasaan
Pengkhotbah 8:9
Hikmat di Hadapan Kuasa dan Waktu
PerikopManusia Tidak Dapat Menyelami Pekerjaan Allah · Pengkhotbah 8:9-17 →“Sementara aku menaruh dalam hatiku segala sesuatu yang dikerjakan di bawah matahari, aku telah mengamati semuanya ini, yaitu bahwa ada saat ketika seseorang berkuasa atas orang lain hingga mencelakakan dirinya sendiri.”Pengkhotbah 8:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Semua ini telah kulihat dan aku memberi perhatian kepada segala perbuatan yang dilakukan di bawah matahari, ketika orang yang satu menguasai orang yang lain hingga ia celaka.”Pengkhotbah 8:9 · TB
Terjemahan Baru
“Semua ini kulihat ketika kuperhatikan segala kejadian di dunia. Ada kalanya manusia memakai kuasanya untuk mencelakakan sesamanya.”Pengkhotbah 8:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ketika aku berusaha memahami segala hal yang terjadi di dunia ini, aku memperhatikan beberapa hal: Sering kali ketika seseorang berkuasa atas orang banyak, dia justru mendatangkan kesusahan dan penderitaan bagi orang-orang yang dipimpinnya itu.”Pengkhotbah 8:9 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“All this have I seen, and applied my heart unto every work that is done under the sun: there is a time wherein one man ruleth over another to his own hurt.”Pengkhotbah 8:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Pengkhotbah 8:9?
Pengkhotbah mengamati bahwa ada orang yang berkuasa atas orang lain, tetapi kekuasaan itu sering kali menjadi bumerang dan mencelakakan dirinya sendiri. Ini menunjukkan bahwa kekuasaan yang disalahgunakan akan membawa kehancuran, bukan kebaikan.
Latar belakang
Penyalahgunaan Kekuasaan
Pengkhotbah mengamati bahwa ada orang yang berkuasa atas orang lain untuk mencelakakan mereka, dan ini adalah kesia-siaan. Kekuasaan sering disalahgunakan, merugikan orang lain.
Di mana
Yerusalem
Refleksi di istana, mungkin di ruang belajar
Kapan
~935 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Pengkhotbah
Pengkhotbah, mungkin Salomo, bijaksana namun realistis.
Kepada
Pembaca
Orang-orang yang mencari makna hidup.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁלַט
shalat · berkuasa
memiliki kekuasaan atau wewenang
עַל
al · atas
di atas, terhadap
רָעַע
ra'a · mencelakakan
berbuat jahat, merusak, atau mencelakakan
Ketiga kata ini menyoroti penggunaan kekuasaan untuk melakukan kejahatan, tetapi ironisnya, orang yang berkuasa itu akhirnya merugikan dirinya sendiri, karena kejahatan itu menjadi bumerang.
Tahukah kamu
Diri Sendiri yang Celaka
Frasa 'hingga mencelakakan dirinya sendiri' dalam bahasa Ibrani bisa berarti membahayakan diri sendiri atau orang lain, tetapi konteks menunjukkan bahwa si penguasa justru merugikan dirinya sendiri.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Pengkhotbah 8:9
Amsal 28:15
Pemerintah jahat
“Seperti singa yang menderu atau beruang yang menyerbu, demikianlah pemerintah yang jahat atas bangsa yang miskin.”
Pengkhotbah 4:1
Penindasan
“Aku melihat air mata orang-orang yang tertindas, dan tidak ada yang menghibur mereka; kekerasan ada di tangan para penindas mereka.”
Matius 20:25
Kekuasaan menindas
“Kamu tahu, bahwa mereka yang dianggap pemerintah atas bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Pengkhotbah 8:9
✕ Sering dikira
Kekuasaan itu selalu jahat.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini hanya mengamati penyalahgunaan kekuasaan, bukan menyatakan kekuasaan itu sendiri jahat; kekuasaan bisa dipakai baik.
✕ Sering dikira
Orang yang berkuasa pasti celaka.
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak mengatakan bahwa semua penguasa celaka, tetapi bahwa ada yang menyalahgunakan kekuasaan hingga merugikan diri sendiri.
Renungan
Renungan Singkat Pengkhotbah 8:9
Jika kamu punya otoritas, bijaklah dalam menggunakannya. Kekuasaan bukan untuk menindas, tetapi untuk melayani. Ingatlah bahwa setiap tindakan punya konsekuensi, dan kesombongan bisa menjatuhkan.
Tuhan, berikan aku hati yang rendah hati dalam setiap otoritas yang aku miliki, supaya aku tidak menyalahgunakannya. Amin.