Sukacita dari Allah
Pengkhotbah 5:20
Hidup yang Disibukkan Kegembiraan
PerikopKekayaan Adalah Kesia-siaan · Pengkhotbah 5:8-20 →“(5-19) Sebab, dia tidak akan banyak mengingat hari-hari kehidupannya karena Allah menyibukkannya dengan kegembiraan dalam hatinya.”Pengkhotbah 5:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(5-19) Tidak sering ia mengingat umurnya, karena Allah membiarkan dia sibuk dengan kesenangan hatinya.”Pengkhotbah 5:20 · TB
Terjemahan Baru
“(15-19) Allah memenuhi hati orang itu dengan kegembiraan, maka ia tidak cemas memikirkan tentang pendeknya hidup ini.”Pengkhotbah 5:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jika Allah memberkati kita sedemikian hingga kita disibukkan untuk menikmati hidup, maka kita tidak akan cemas oleh kesadaran bahwa hidup ini terlalu singkat!”Pengkhotbah 5:20 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For he shall not much remember the days of his life; because God answereth him in the joy of his heart.”Pengkhotbah 5:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Pengkhotbah 5:20?
Ayat ini mengatakan bahwa orang yang menerima hidup sebagai karunia Allah tidak akan banyak mengingat kesusahan hidupnya, karena Allah mengisi hatinya dengan kegembiraan. Ini menunjukkan kepuasan dan sukacita yang berasal dari Tuhan, bukan dari keadaan.
Latar belakang
Sukacita sebagai fokus hidup
Ayat ini menjelaskan bahwa orang yang diberi kebijaksanaan oleh Allah tidak akan dihantui penyesalan masa lalu. Allah mengisi hatinya dengan kegembiraan sehingga dia tidak terpaku pada masalah-masalah hidup.
Di mana
Yerusalem
Ruang belajar atau serambi Bait Allah
Kapan
~950 SM
Masa Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Pengkhotbah
Pengamat jujur tentang makna hidup.
Kepada
Orang yang bergumul dengan kesia-siaan
Mencari arti di tengah ketidakpastian.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
זָכַר
zakhar · mengingat
mengingat, merenungkan
עָנָה
anah · menyibukkan
menjawab, merespon, atau menyibukkan
שִׂמְחָה
simchah · kegembiraan
sukacita, kebahagiaan
Sukacita bukanlah hasil usaha kita, melainkan jawaban Allah yang mengalihkan fokus dari kesia-siaan.
Tahukah kamu
Bahasa Ibrani untuk 'menyibukkan'
Kata 'menyibukkan' (ma'aneh) bisa berarti 'menjawab' atau 'merespon', sehingga gambarnya adalah Allah menjawab kegelisahan dengan sukacita dalam hati.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Pengkhotbah 5:20
Mazmur 16:11
Sukacita dari hadirat
“Di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah, di tangan kanan-Mu ada kebahagiaan selama-lamanya”
Roma 14:17
Sukacita oleh Roh
“Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi kebenaran, damai sejahtera, dan sukacita oleh Roh Kudus”
Yesaya 61:3
Kegirangan ganti duka
“kepada orang-orang yang berkabung di Sion ... minyak kegirangan ganti perkabungan”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Pengkhotbah 5:20
✕ Sering dikira
Menganggap orang Kristen tidak boleh sedih atau khawatir
✓ Yang sebenarnya
Sukacita di sini adalah anugerah Allah di tengah realitas hidup, bukan peniadaan emosi
✕ Sering dikira
Mengira ini tentang pikiran positif semata
✓ Yang sebenarnya
Ini karya Allah yang memberi perspektif, bukan sekadar usaha mental
Renungan
Renungan Singkat Pengkhotbah 5:20
Ketika fokus kita pada pemberian Allah, bukan pada masalah, hati kita bisa dipenuhi sukacita. Latihlah dirimu untuk mengingat kebaikan Tuhan setiap hari, agar kesulitan tidak mendominasi pikiranmu. Biarkan kegembiraan dari Tuhan mengubah cara pandangmu.
Ya Bapa, penuhi hatiku dengan kegembiraan dari-Mu, agar aku tidak larut dalam kekhawatiran, tetapi selalu mengingat kebaikan-Mu. Amin.