Pengkhotbah 5:18
“(5-17) Lihat, yang aku pandang baik dan yang indah adalah bahwa orang makan, minum, dan memandang kebaikan dari segala kerja kerasnya di bawah matahari selama hari-hari kehidupannya yang sedikit, yang telah Allah berikan sebagai bagiannya.”Pengkhotbah 5:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(5-17) Lihatlah, yang kuanggap baik dan tepat ialah, kalau orang Pengkhotbah 5.19–6.3 17 makan minum dan bersenang-senang dalam segala usaha yang dilakukan dengan jerih payah di bawah matahari selama hidup yang pendek, yang dikaruniakan Allah kepadanya, sebab itulah bahagiannya.”Pengkhotbah 5:18 · TB
Terjemahan Baru
“(5-17) Maka mengertilah aku bahwa yang paling baik bagi kita ialah makan, minum dan menikmati hasil kerja kita selama hidup pendek yang diberikan Allah kepada kita; itulah nasib kita.”Pengkhotbah 5:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Oleh karena semuanya itu, inilah kesimpulan dan nasihatku: Lebih baik kita menikmati makanan, minuman, pekerjaan serta hasilnya, karena itulah upah yang diberikan Allah kepada kita selama hidup yang sementara di dunia ini.”Pengkhotbah 5:18 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Behold that which I have seen: it is good and comely for one to eat and to drink, and to enjoy the good of all his labour that he taketh under the sun all the days of his life, which God giveth him: for it is his portion.”Pengkhotbah 5:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Pengkhotbah 5:18?
Pengkhotbah 5:18 mengajarkan bahwa ketika Allah memberikan kekayaan, harta, dan kemampuan untuk menikmatinya, itu adalah karunia. Menikmati hasil kerja keras dan berbagi sukacita adalah pemberian dari Allah.
Renungan
Renungan Singkat Pengkhotbah 5:18
Jangan merasa bersalah saat menikmati berkat Tuhan. Namun, ingatlah untuk selalu berbagi dengan orang lain dan tetap rendah hati. Kekayaan adalah alat untuk memuliakan Tuhan, bukan tujuan akhir hidup.
Allah yang baik, terima kasih atas segala karunia-Mu. Ajar kami menggunakan kekayaan dan kemampuan kami untuk menjadi berkat bagi orang lain dan memuliakan nama-Mu. Amin.