Kekayaan yang menjadi bumerang
Pengkhotbah 5:12
Uang, Harta, dan Kesia-siaan
PerikopKekayaan Adalah Kesia-siaan · Pengkhotbah 5:8-20 →“(5-11) Para pekerja tidur dengan enak, entah dia makan sedikit atau banyak. Akan tetapi, kekenyangan orang kaya tidak akan membiarkannya tidur.”Pengkhotbah 5:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(5-11) Enak tidurnya orang yang bekerja, baik ia makan sedikit maupun banyak; tetapi kekenyangan orang kaya sekali-kali tidak membiarkan dia tidur.”Pengkhotbah 5:12 · TB
Terjemahan Baru
“(5-11) Seorang pekerja boleh jadi tidak punya cukup makanan, tapi setidak-tidaknya ia bisa tidur nyenyak. Sebaliknya, seorang kaya hartanya begitu banyak, sehingga ia tak bisa tidur karena cemas.”Pengkhotbah 5:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Orang yang bekerja keras sepanjang hari bisa tidur dengan nyenyak— entah dia makan sedikit ataupun banyak. Tetapi orang kaya tidak bisa tidur nyenyak karena terus merasa kuatir dengan harta kekayaannya.”Pengkhotbah 5:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“The sleep of a labouring man is sweet, whether he eat little or much: but the abundance of the rich will not suffer him to sleep.”Pengkhotbah 5:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Pengkhotbah 5:12?
Ayat ini menunjukkan bahwa kekayaan yang disimpan oleh pemiliknya bisa menjadi kemalangan, yaitu ketika kekayaan itu hilang karena suatu bencana atau keputusan buruk. Ini menggambarkan betapa rapuhnya harta duniawi dan bagaimana menyimpan terlalu erat bisa membawa celaka.
Latar belakang
Harta yang disimpan menjadi petaka
Pengkhotbah melihat fenomena menyedihkan: seseorang menyimpan kekayaan, tetapi justru membawa celaka. Harta itu bisa hilang akibat usaha yang gagal, sehingga tidak ada yang tersisa untuk anaknya.
Di mana
Yerusalem
Refleksi tentang kejadian yang diamati di kehidupan sehari-hari
Kapan
~950 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Pengkhotbah
Seorang bijak yang merenungkan makna hidup, mungkin Salomo, ~3000 tahun lalu
Kepada
Pembaca Yahudi
Umat Israel yang hidup di bawah matahari, mencari arti hidup
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָעָה
ra'ah · kemalangan
kejahatan, kemalangan, bencana
עֹשֶׁר
osher · kekayaan
kekayaan, harta, kelimpahan
שָׁמַר
shamar · disimpan
menjaga, menyimpan, memelihara
Kontras antara 'osher' (kekayaan) dan 'ra'ah' (kemalangan) menunjukkan bahwa harta yang 'disimpan' (shamar) dengan cara yang salah justru menjadi sumber bencana.
Tahukah kamu
Harta bisa menjadi 'kemalangan'
Kata 'kemalangan' di sini (ra'ah) juga bisa berarti 'kejahatan' atau 'bencana'. Ini menunjukkan bahwa kekayaan yang disimpan secara egois bisa menjadi kehancuran.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Pengkhotbah 5:12
Amsal 11:28
berbahaya
“Siapa percaya kepada kekayaannya akan jatuh, tetapi orang benar akan tumbuh seperti daun muda.”
Yakobus 5:2-3
harta membusuk
“Kekayaanmu sudah busuk dan pakaianmu dimakan ngengat. Emas dan perakmu sudah berkarat dan karatnya akan menjadi saksi terhadap kamu.”
Matius 6:19
harta tidak kekal
“Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi di mana ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Pengkhotbah 5:12
✕ Sering dikira
Berarti semua kekayaan pasti membawa celaka, dan kita tidak boleh menabung.
✓ Yang sebenarnya
Ini bukan larangan menabung, tapi peringatan bahwa menyimpan harta tanpa tujuan yang benar bisa menjadi bumerang.
✕ Sering dikira
Jadi Allah menghukum orang kaya dengan kehilangan harta.
✓ Yang sebenarnya
Pengkhotbah tidak berkata demikian. Dia hanya mengamati bahwa ada risiko dalam mengejar kekayaan, dan itu bisa terjadi pada siapa saja.
Renungan
Renungan Singkat Pengkhotbah 5:12
Kita tidak tahu masa depan. Jangan terlalu mengandalkan kekayaan sebagai jaminan hidup. Alih-alih menimbun, pertimbangkan untuk berinvestasi dalam hal-hal yang kekal, seperti hubungan dengan Allah dan berbagi dengan sesama.
Tuhan, ampunilah aku jika aku terlalu melekat pada harta. Ajarilah aku untuk menjadi penatalayan yang bijak, siap menghadapi perubahan, dan selalu bersandar pada-Mu, bukan pada kekayaan. Amin.