Pekerjaan Allah yang kekal

Pengkhotbah 3:14

Waktu untuk Segala Sesuatu

PerikopSegala Sesuatu Ada Waktunya · Pengkhotbah 3:1-15 →
“Aku tahu bahwa semua yang Allah perbuat itu akan tetap untuk selama-lamanya, tidak ada yang ditambahkan padanya, dan tidak ada yang diambil darinya. Allah melakukannya supaya orang takut akan Dia.”

Pengkhotbah 3:14 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Pengkhotbah 3:14?

Ayat ini menyatakan bahwa karya Allah itu kekal dan sempurna; tidak ada yang bisa menambah atau mengurangi. Tujuan-Nya adalah agar manusia menghormati dan takut akan Dia, menyadari bahwa Dialah yang berkuasa atas segala sesuatu.

Latar belakang

Kekekalan karya Allah

Kohelet menyadari bahwa segala yang Allah perbuat bersifat permanen dan tak bisa diubah manusia. Ini menimbulkan rasa takut (kagum) yang sehat kepada Allah.

Di mana

Yerusalem

Di istana atau ruang belajar, merenung

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembangunan Bait Suci
Perpecahan kerajaan
Kamu di sini
K

Yang berbicara

Kohelet

Pengkhotbah, bijaksana namun jujur tentang hidup

P

Kepada

Pembaca

Setiap orang yang bergumul dengan makna hidup

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עֹמֵד

omed · tetap

berdiri tegak, tidak goyah, permanen

עָשָׂה

asah · dibuat

melakukan, membuat, menghasilkan karya

יָרֵא

yare · takut

hormat, kagum, gentar karena kekudusan

Ketiga kata ini menunjukkan karya Allah yang solid dan permanen, yang seharusnya membangkitkan rasa hormat yang mendalam, bukan sekadar kekaguman biasa.

Tahukah kamu

Kata 'takut' di sini

Dalam bahasa Ibrani, 'takut akan Allah' bukan berarti takut ketakutan, melainkan hormat dan kagum yang dalam, seperti menghadapi kekuatan alam yang dahsyat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Pengkhotbah 3:14

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Pengkhotbah 3:14

✕  Sering dikira

'Takut' diartikan sebagai rasa takut yang membuat orang menjauh dari Allah.

✓  Yang sebenarnya

Takut di sini adalah rasa hormat dan kagum yang mendekatkan orang kepada Allah.

✕  Sering dikira

Ayat ini dianggap fatalisme: tidak ada yang bisa diubah, jadi pasrah saja.

✓  Yang sebenarnya

Ini bukan fatalisme, melainkan pengakuan bahwa karya Allah sempurna dan manusia punya bagian untuk menikmati dan merespons dengan hormat.

Renungan

Renungan Singkat Pengkhotbah 3:14

Ketika Anda merasa ingin 'memperbaiki' rencana Allah, ingatlah bahwa Dia sudah sempurna. Belajarlah untuk berserah dan menghormati kedaulatan-Nya dalam setiap situasi.

Bapa, mampukan aku untuk mempercayai karya-Mu yang sempurna dan hidup dalam hormat kepada-Mu. Amin.