Pengkhotbah 12:6
“Sebelum rantai perak putus, atau cawan emas pecah, atau tempayan di dekat mata air hancur, atau roda di atas sumur rusak,”Pengkhotbah 12:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“sebelum rantai perak diputuskan dan pelita emas dipecahkan, sebelum tempayan dihancurkan dekat mata air dan roda timba dirusakkan di atas sumur,”Pengkhotbah 12:6 · TB
Terjemahan Baru
“Rantai perak akan putus dan terpisah-pisah; lampu emas jatuh dan pecah; tali timba putus dan rusak; kendi hancur dan terserak-serak.”Pengkhotbah 12:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ingatlah pada Penciptamu sebelum hidupmu berakhir—bagaikan tali kalung perak halus yang patah, atau mangkuk emas yang diremukkan. Selesailah segala kegiatan hidupmu—bagaikan pompa air sumur yang rusak total. Tubuhmu hancur—seperti bejana tanah liat yang diremukkan.”Pengkhotbah 12:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Or ever the silver cord be loosed, or the golden bowl be broken, or the pitcher be broken at the fountain, or the wheel broken at the cistern.”Pengkhotbah 12:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Pengkhotbah 12:6?
Ayat ini memperingatkan untuk mengingat Tuhan sebelum kehidupan berakhir, dilambangkan dengan rantai perak putus, cawan emas pecah, tempayan hancur, dan roda rusak. Ini menekankan kefanaan hidup dan bahwa kesempatan untuk bertobat dan beribadah tidak berlangsung selamanya.
Renungan
Renungan Singkat Pengkhotbah 12:6
Hidup ini rapuh dan bisa berakhir kapan saja. Jangan menunda keputusan untuk mengikuti Tuhan. Ambillah langkah nyata hari ini untuk memperbaiki hubungan dengan-Nya dan dengan sesama, sebelum terlambat. Setiap hari adalah anugerah, gunakanlah dengan baik.
Tuhan, ingatkan aku akan kefanaan hidup ini, dan tolong aku untuk tidak menunda-nunda dalam hal yang paling penting: mengenal dan melayani-Mu. Amin.