Rantai putus, tempayan hancur

Pengkhotbah 12:6-8

Kematian

Latar belakang

Kematian yang tak terelakkan

Ayat ini menggunakan metafora benda-benda yang rusak: rantai perak putus, cawan emas pecah, tempayan hancur, dan roda sumur rusak. Semua menggambarkan kematian yang datang, ketika tubuh dan kehidupan berakhir, dan roh kembali kepada Allah.

Di mana

Yerusalem

Di rumah, tengah malam

Kapan

~950 SM

Puisi hikmat

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Raja Salomo berkuasa
Kerajaan terbelah
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pengkhotbah

Rabi tua dan bijak, ~50 tahun

A

Kepada

Anak muda

Pembaca muda yang diajak merenung

Arti tiap ayat

Penjelasan Pengkhotbah 12:6-8 Ayat per Ayat

Baca Pengkhotbah 12 selengkapnya