Pengkhotbah 12:3
“pada hari ketika para penjaga rumah gemetar, dan orang-orang kuat membungkuk; ketika para penggiling berhenti karena mereka hanya sedikit, dan mereka yang melihat ke luar jendela menjadi gelap;”Pengkhotbah 12:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“pada waktu penjaga-penjaga rumah gemetar, dan orang-orang kuat membungkuk, dan perempuan- perempuan penggiling berhenti karena berkurang jumlahnya, dan yang melihat dari jendela semuanya menjadi kabur,”Pengkhotbah 12:3 · TB
Terjemahan Baru
“Lenganmu gemetar dan tak lagi memberi perlindungan. Kakimu yang kekar akan goyah tanpa kekuatan. Gigimu tidak lengkap untuk mengunyah makanan. Matamu kabur sehingga menyuramkan pandangan.”Pengkhotbah 12:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tangan dan kaki yang dulu kuat akan gemetar. Dulu kamu berdiri tegak, tetapi nanti tulang belakangmu akan menjadi bengkok. Gigimu dulu lengkap, tetapi nanti gigimu akan habis hingga kamu sulit makan. Waktu itu matamu masih melihat, tetapi seperti bayangan saja.”Pengkhotbah 12:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“In the day when the keepers of the house shall tremble, and the strong men shall bow themselves, and the grinders cease because they are few, and those that look out of the windows be darkened,”Pengkhotbah 12:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Pengkhotbah 12:3?
Ayat ini menggunakan gambaran sebuah rumah tua: penjaga (tangan) gemetar, orang kuat (kaki) membungkuk, penggiling (gigi) sedikit, dan yang melihat dari jendela (mata) menjadi gelap. Ini adalah personifikasi dari tubuh yang menua dan melemah, menggambarkan proses penuaan yang tak terhindarkan.
Renungan
Renungan Singkat Pengkhotbah 12:3
Tubuh kita akan semakin lemah, tetapi itu bukan alasan untuk berputus asa. Justru ketika kekuatan fisik berkurang, kita bisa belajar lebih mengandalkan Tuhan. Hargai tubuh yang Tuhan berikan, jaga kesehatannya, dan gunakan untuk kemuliaan-Nya selagi kita masih mampu.
Tuhan, terima kasih untuk tubuh yang Kau berikan. Ajari aku untuk merawatnya dan menggunakannya untuk melayani-Mu, meskipun semakin lemah. Amin.