Kata-Kata Sang Gembala
Pengkhotbah 12:11
Hikmat yang Menuntun
PerikopKesimpulan · Pengkhotbah 12:9-14 →“Perkataan orang berhikmat itu seperti tongkat penghalau, dan kumpulan-kumpulannya seperti paku yang tertanam; semuanya diberikan oleh satu gembala.”Pengkhotbah 12:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kata-kata orang berhikmat seperti kusa dan kumpulan-kumpulannya seperti paku-paku yang tertancap, diberikan oleh satu gembala.”Pengkhotbah 12:11 · TB
Terjemahan Baru
“Perkataan orang arif itu seperti tongkat tajam seorang gembala, tongkat yang dipakainya untuk melindungi dombanya. Kumpulan amsal dan nasihat, seperti paku yang tertancap kuat. Semua itu pemberian Allah juga, gembala kita yang satu-satunya.”Pengkhotbah 12:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ajaran orang-orang bijak bagaikan tongkat seorang gembalayang dipakainya untuk membimbing dan mengarahkan domba-dombanya. Biarlah setiap pepatah yang aku berikan, sebagai penasihat dan gembala, tertanam dalam pikiran setiap pelajar dan mengarahkan mereka untuk hidup benar.”Pengkhotbah 12:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“The words of the wise are as goads, and as nails fastened by the masters of assemblies, which are given from one shepherd.”Pengkhotbah 12:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Pengkhotbah 12:11?
Perkataan orang bijak diibaratkan seperti tongkat penghalau (alat untuk menggiring ternak) dan paku yang tertanam: perkataan itu dapat menuntun dan memberi pegangan yang kuat. Semua berasal dari satu gembala, yaitu Allah.
Latar belakang
Perkataan yang Menusuk dan Menopang
Pengkhotbah membandingkan kata-kata orang bijak dengan tongkat penghalau (untuk menggiring ternak) dan paku yang tertanam (untuk menahan sesuatu). Semua itu berasal dari satu gembala, yaitu Allah, sumber hikmat.
Di mana
Yerusalem
Istana kerajaan, saat merenung
Kapan
~950 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Sang Pengkhotbah
Raja Salomo, bijak namun kecewa
Kepada
Pembaca kitab
Orang-orang yang mencari makna hidup
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
דָּרְבָן
darban · tongkat penghalau
tongkat runcing untuk menggiring ternak
מַסְמֵר
masmer · paku
paku atau pasak yang tertanam kuat
רֹעֶה
ro'eh · gembala
gembala, pemimpin yang merawat
Kata-kata hikmat memiliki dua fungsi: menusuk untuk mengoreksi (darban) dan menopang untuk membuat kita tetap teguh (masmer). Sumber utamanya adalah Allah, gembala sejati.
Tahukah kamu
Tongkat penghalau ternak
Dalam budaya pastoral, tongkat penghalau (darban) digunakan untuk mengarahkan hewan, biasanya dari kayu atau logam. Ini menunjukkan bahwa kata-kata bijak bisa 'menyengat' untuk mengarahkan kita.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Pengkhotbah 12:11
Mazmur 23:1
Allah gembala
“TUHAN adalah gembalaku, aku tidak kekurangan.”
Kisah Para Rasul 20:29
Peringatan dari gembala
“Aku tahu bahwa setelah aku pergi, serigala-serigala ganas akan masuk ke tengah-tengah kamu dan tidak akan mengampuni kawanan itu.”
1 Petrus 5:2
Tugas gembala
“Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Pengkhotbah 12:11
✕ Sering dikira
Kata-kata orang bijak selalu terasa pedas dan menyakitkan.
✓ Yang sebenarnya
Tongkat penghalau hanya alat koreksi, bukan hukuman; juga ada paku yang meneguhkan.
✕ Sering dikira
Satu gembala adalah manusia tertentu, misalnya Pengkhotbah sendiri.
✓ Yang sebenarnya
Konteks menunjukkan gembala adalah Allah, sumber segala hikmat.
Renungan
Renungan Singkat Pengkhotbah 12:11
Dengarkan nasihat orang bijak karena itu dapat mengarahkan hidupmu dan menjadi pegangan yang kokoh. Jadikan firman Allah sebagai gembala yang menuntun langkahmu setiap hari.
Ya Gembala yang baik, jadikan firman-Mu sebagai tongkat yang menuntunku dan paku yang menopangku dalam setiap keputusan. Amin.