Perkataan yang Menghancurkan
Pengkhotbah 10:12
Hikmat di Tengah Dunia yang Tak Menentu
PerikopAkibat dari Kebodohan · Pengkhotbah 10:1-20 →“Perkataan mulut orang berhikmat itu menyenangkannya, tetapi mulut orang bodoh menghancurkan dirinya sendiri.”Pengkhotbah 10:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Perkataan mulut orang berhikmat menarik, tetapi bibir orang bodoh menelan orang itu sendiri.”Pengkhotbah 10:12 · TB
Terjemahan Baru
“Ucapan orang arif membuat ia dihormati, tetapi orang bodoh binasa karena kata-katanya sendiri.”Pengkhotbah 10:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Perkataan orang bijak mendatangkan kehormatan baginya, tetapi ketika orang bebal membuka mulut, dia hanya mencelakakan dirinya sendiri.”Pengkhotbah 10:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“The words of a wise man’s mouth are gracious; but the lips of a fool will swallow up himself.”Pengkhotbah 10:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Pengkhotbah 10:12?
Ayat ini menunjukkan perbedaan dampak perkataan. Kata-kata orang berhikmat menyenangkan dan membangun, sedangkan perkataan orang bodoh menghancurkan dirinya sendiri, baik karena kesombongan maupun kebodohan yang ditunjukkan.
Latar belakang
Kuasa Kata-kata
Pengkhotbah membandingkan perkataan orang berhikmat yang menyenangkan dengan perkataan orang bodoh yang merusak dirinya sendiri. Kata-kata bisa menjadi sumber berkat atau kehancuran.
Di mana
Yerusalem
Rumah makan, malam hari
Kapan
~950 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Pengkhotbah
Sang guru, bijaksana namun realistis
Kepada
Umat Israel
Orang-orang yang bergumul dengan makna hidup
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אִמְרָה
imrah · perkataan
ucapan, firman; kata-kata yang keluar dari mulut
חֵן
chen · menyenangkan
kasih karunia, keindahan; sesuatu yang menarik hati
בָּלַע
bala' · menghancurkan
menelan, melahap; menghancurkan atau memusnahkan
Kata-kata yang penuh kasih karunia (chen) memberi hidup, sedangkan kata-kata bodoh 'menelan' (bala') diri sendiri—seperti binatang buas yang melahap mangsanya. Ini menunjukkan bahwa perkataan kita tidak netral; selalu berdampak.
Tahukah kamu
Mulut dan Perut
Dalam bahasa Ibrani, kata 'menyenangkan' (chen) juga berarti 'kasih karunia'. Perkataan yang baik diumpamakan seperti makanan yang memuaskan jiwa, bukan sekadar bunyi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Pengkhotbah 10:12
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Pengkhotbah 10:12
✕ Sering dikira
Orang yang cerdas pasti bisa berkata-kata dengan indah.
✓ Yang sebenarnya
Hikmat sejati menghasilkan perkataan yang membangun, bukan sekadar retorika.
✕ Sering dikira
Kata-kata hanya masalah gaya bicara; yang penting isi hati.
✓ Yang sebenarnya
Isi hati dan perkataan saling terkait; perkataan bodoh mencerminkan hati yang bodoh, dan dampaknya nyata.
Renungan
Renungan Singkat Pengkhotbah 10:12
Setiap kata yang kita ucapkan bisa menjadi berkat atau bumerang. Sebelum bicara, coba pikirkan dampaknya bagi orang lain dan diri kita sendiri.
Tuhan, kendalikan lidahku agar perkataanku membawa kebaikan dan tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain. Amin.