Keberhasilan dan kemakmuran di tanah perjanjian
Nehemia 9:25
Pengakuan dosa dan doa syafaat bangsa Israel
PerikopDoa Pengakuan Dosa · Nehemia 9:5-38 →“Mereka merebut kota-kota berbenteng dan tanah yang subur. Mereka mengambil rumah-rumah yang penuh dengan barang-barang yang baik, sumur-sumur yang telah digali, kebun-kebun anggur, kebun-kebun zaitun, dan pohon buah-buahan yang sangat banyak. Mereka makan sampai kenyang dan menjadi gemuk. Mereka hidup senang dalam kebaikan-Mu yang besar.”Nehemia 9:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mereka merebut kota-kota yang berkubu dan tanah yang subur. Mereka merampas rumah-rumah yang penuh berisi berbagai-bagai barang baik, tempat-tempat air pahatan, kebun- kebun anggur dan kebun-kebun zaitun dan pohon-pohon buah-buahan dalam jumlah yang sangat banyak. Mereka makan dan menjadi kenyang dan gemuk. Mereka hidup mewah karena kebaikan-Mu yang besar.”Nehemia 9:25 · TB
Terjemahan Baru
“Umat-Mu merebut benteng-benteng pertahanan, tanah yang subur dan rumah penuh kekayaan. Sumur-sumur dan sumber air mereka sita, kebun anggur, pohon zaitun dan buah-buahan lainnya. Mereka gemuk karena makan sekehendak hati. Segala pemberian-Mu yang baik mereka nikmati.”Nehemia 9:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Bangsa Israel merebut kota-kota berbenteng dan tanah yang subur. Mereka merampas rumah-rumah yang penuh dengan berbagai harta, sumur-sumur yang sudah digali, kebun-kebun anggur dan zaitun yang sudah ditanami, juga pohon buah-buahan yang berlimpah. Mereka makan sampai kenyang dan menjadi gemuk. Bangsa Israel hidup senang karena kebaikan-Mu.”Nehemia 9:25 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they took strong cities, and a fat land, and possessed houses full of all goods, wells digged, vineyards, and oliveyards, and fruit trees in abundance: so they did eat, and were filled, and became fat, and delighted themselves in thy great goodness.”Nehemia 9:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Nehemia 9:25?
Ayat ini menggambarkan berkat Tuhan yang melimpah bagi bangsa Israel: mereka menikmati tanah subur, kota berbenteng, rumah penuh harta, dan hasil bumi yang berlimpah. Namun, kemakmuran ini justru membuat mereka puas dan melupakan Tuhan, yang kemudian menjadi awal dari kejatuhan mereka.
Latar belakang
Menikmati kebaikan Tuhan
Orang Israel berhasil merebut kota-kota berbenteng dan tanah subur, mengisi rumah dengan barang baik, dan menikmati hasil kebun anggur serta zaitun. Mereka makan sampai kenyang dan menjadi gemuk, menikmati kebaikan Tuhan yang besar. Ini adalah puncak berkat Tuhan atas mereka setelah memasuki tanah perjanjian.
Di mana
Yerusalem
Di pelataran Bait Allah, saat pertemuan umat
Kapan
~445 SM
Pasca-pembuangan, masa Nehemia
Yang berbicara
Orang-orang Lewi
Pemimpin ibadah yang memimpin doa dan pengakuan
Kepada
TUHAN
Allah Israel yang disembah dan dipuji
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָרִים בְּצוּרוֹת
‘arim betzurot · kota-kota berbenteng
kota yang dikelilingi tembok kuat
אֲדָמָה שְׁמֵנָה
adamah shenenah · tanah yang subur
tanah yang gemuk atau subur
יָשְׁנוּ
yashnu · gemuk
menjadi gemuk, dalam konteks ini makmur
Ketiga kata ini menekankan kelimpahan material sebagai bukti kesetiaan Tuhan pada perjanjian-Nya, sekaligus menjadi ujian apakah umat akan tetap setia.
Tahukah kamu
Gemuk sebagai simbol berkat
Dalam budaya kuno, kegemukan adalah tanda kemakmuran dan kesehatan, bukan masalah seperti sekarang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Nehemia 9:25
Ulangan 6:11
menggemakan berkat yang diberikan
“rumah-rumah penuh dengan pelbagai barang baik yang tidak kauisi, sumur-sumur yang tidak kaugali, kebun anggur dan kebun zaitun yang tidak kautanami”
Ulangan 8:12
peringatan agar tidak melupakan Tuhan
“ketika engkau telah makan dan kenyang”
Hosea 13:6
kemakmuran bisa membawa keangkuhan
“Ketika mereka digembalakan, mereka kenyang; setelah kenyang, hati mereka tinggi”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Nehemia 9:25
✕ Sering dikira
Berpikir bahwa kemakmuran selalu berarti berkat Tuhan dan sebaliknya.
✓ Yang sebenarnya
Kemakmuran bisa menjadi berkat, tapi juga menjadi ujian kesetiaan.
✕ Sering dikira
Menganggap ayat ini membenarkan gaya hidup konsumtif.
✓ Yang sebenarnya
Konteksnya adalah sejarah, bukan norma untuk hidup berlebihan.
Renungan
Renungan Singkat Nehemia 9:25
Kemakmuran bisa membuat kita terlena dan melupakan Tuhan. Mari kita belajar untuk tetap bersyukur dan bergantung kepada Tuhan, baik dalam kelimpahan maupun kekurangan, agar berkat tidak menjadi batu sandungan.
Tuhan, ajar kami untuk selalu mengingat-Mu dalam setiap berkat yang kami terima, supaya hati kami tetap rendah dan setia kepada-Mu. Amin.