Keluhan para pekerja
Nehemia 4:10
Berdiri Teguh di Tengah Ancaman
PerikopNehemia Mempersenjatai Para Pekerja · Nehemia 4:7-23 →“Orang-orang Yehuda berkata, “Kekuatan para pengangkat sudah merosot dan puing masih banyak sekali. Kami tidak dapat membangun tembok ini.”Nehemia 4:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Berkatalah orang Yehuda: "Kekuatan para pengangkat sudah merosot dan puing masih sangat banyak. Tak sanggup kami membangun kembali tembok ini."”Nehemia 4:10 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi orang Yehuda mulai menyanyikan lagu keluhan ini: "Tenaga kita habis untuk mengangkut muatan, sedangkan sampah masih banyak bertumpukan. Tak sanggup rasanya kita bekerja begini membangun tembok kota ini."”Nehemia 4:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian rakyat Yehuda yang bertugas mengangkut reruntuhan mulai mengeluh, “Kami sudah lelah, padahal ada begitu banyak reruntuhan yang harus dibereskan. Kita tidak akan sanggup menyelesaikan pembangunan benteng ini!””Nehemia 4:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Judah said, The strength of the bearers of burdens is decayed, and there is much rubbish; so that we are not able to build the wall.”Nehemia 4:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Nehemia 4:10?
Orang-orang Yehuda mulai putus asa karena kelelahan dan banyaknya puing yang harus dibersihkan. Mereka merasa tidak mampu menyelesaikan pembangunan tembok. Ini menggambarkan kelelahan fisik dan mental yang sering terjadi dalam pekerjaan besar, dan godaan untuk menyerah.
Latar belakang
Kelelahan para pekerja
Orang-orang Yehuda mengeluh karena tenaga para pengangkat sudah merosot dan puing-puing masih banyak tertinggal, sehingga mereka merasa mustahil untuk menyelesaikan tembok. Ini menunjukkan rasa putus asa di tengah pekerjaan besar.
Di mana
Yerusalem
Di sepanjang tembok yang sedang dibangun, siang hari
Kapan
~445 SM
Setelah Pembuangan
Yang berbicara
Orang-orang Yehuda
Para pekerja Yahudi di Yerusalem yang mulai kelelahan.
Kepada
Nehemia dan para pemimpin
Nehemia, gubernur Yehuda yang memimpin pembangunan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כָּשַׁל
kashal · menjadi merosot
Melemah, tersandung, atau gagal
עָפָר
afar · puing
Debu, tanah, atau reruntuhan
בָּנָה
banah · membangun
Mendirikan atau membangun kembali
Kata-kata ini menggambarkan kelelahan fisik dan mental yang nyata, bukan sekadar keluhan. 'Kashal' berarti tersandung, 'afar' menunjukkan banyaknya debu, dan 'banah' adalah kata kerja yang sama untuk membangun, menekankan ironi bahwa meskipun lelah, mereka harus terus membangun.
Tahukah kamu
Puing yang terbakar
Puing-puing yang disebutkan adalah sisa-sisa batu dari tembok yang dihancurkan oleh Nebukadnezar, yang mungkin hangus terbakar sehingga sulit untuk dipakai kembali.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Nehemia 4:10
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Nehemia 4:10
✕ Sering dikira
Ayat ini menunjukkan bahwa pembangunan hampir gagal dan tidak mungkin selesai.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah keluhan sesaat, tetapi kemudian mereka tetap melanjutkan dan menyelesaikan tembok.
✕ Sering dikira
Puing-puing hanya berarti sampah biasa di jalan.
✓ Yang sebenarnya
Puing-puing itu adalah sisa-sisa batu dan material yang hangus, yang sulit dipakai kembali, bukan sekadar sampah.
Renungan
Renungan Singkat Nehemia 4:10
Saat kamu merasa lelah dan tidak sanggup melanjutkan, ingatlah bahwa perasaan itu wajar. Bagikan bebanmu kepada Tuhan dan orang lain, dan jangan berhenti di tengah jalan.
Tuhan, saat aku lelah dan putus asa, pulihkan kekuatanku dan beri aku ketekunan untuk terus melangkah. Amin.