Sanbalat murka mendengar pembangunan tembok
Nehemia 4:1
Perlawanan dan Doa di Tengah Pembangunan
“Ketika Sanbalat mendengar bahwa kami membangun tembok, dia sangat marah dan sakit hati. Dia mengejek orang-orang Yahudi.”Nehemia 4:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika Sanbalat mendengar, bahwa kami sedang membangun kembali tembok, bangkitlah amarahnya dan ia sangat sakit hati. Ia mengolok-olokkan orang Yahudi”Nehemia 4:1 · TB
Terjemahan Baru
“Ketika Sanbalat mendengar bahwa kami orang Yahudi sedang memperbaiki tembok kota, ia menjadi marah sekali dan mulai mengejek kami.”Nehemia 4:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ketika Sanbalat mendengar bahwa kami, orang Yahudi, sudah mulai membangun kembali benteng kota, dia marah dan mulai menghina kami.”Nehemia 4:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But it came to pass, that when Sanballat heard that we builded the wall, he was wroth, and took great indignation, and mocked the Jews.”Nehemia 4:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Nehemia 4:1?
Sanbalat, seorang pejabat Samaria yang menentang orang Yahudi, menjadi sangat marah dan sakit hati ketika mendengar mereka membangun kembali tembok Yerusalem. Ia mengejek mereka karena iri dan takut akan kekuatan mereka yang semakin pulih.
Latar belakang
Sanbalat marah dan mengejek
Nehemia mencatat reaksi Sanbalat, gubernur Samaria, yang sangat marah dan sakit hati ketika mendengar pembangunan tembok Yerusalem. Sanbalat mengejek orang Yahudi di hadapan tentara Samaria, meremehkan usaha mereka sebagai tidak berarti.
Di mana
Yerusalem
Kota Yerusalem, saat pekerjaan pembangunan tembok
Kapan
~445 SM
Pemulihan Yehuda
Yang berbicara
Nehemia
Pemimpin Yehuda, juru minum raja Persia yang dipakai Allah memulihkan Yerusalem
Kepada
Pembaca kitab
Orang-orang yang membaca riwayat Nehemia, mungkin umat Israel pasca-pembuangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָרָה
charah · marah
menjadi panas, menyala-nyala, terbakar oleh kemarahan
לָעַג
la'ag · mengejek
menertawakan, mencemooh, menghina dengan kata-kata
יְהוּדִי
Yehudi · Yahudi
sebutan untuk orang dari Yehuda, digunakan untuk bangsa Israel secara umum
Kata 'marah' (charah) menunjukkan api kemarahan yang menyala, sementara 'mengejek' (la'ag) adalah olok-olok yang merendahkan. Fokus Sanbalat pada 'orang Yahudi yang lemah' menunjukkan penghinaan rasial yang merendahkan, namun Nehemia mencatatnya sebagai bagian dari rencana Allah.
Tahukah kamu
Sakit hati yang dalam
Kata 'sakit hati' dalam bahasa Ibrani bisa berarti 'menjadi sakit' atau 'tersinggung'—respons emosional yang kuat dari seorang pejabat yang merasa terancam oleh kebangkitan Yerusalem.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Nehemia 4:1
Ezra 4:4-5
musuh menghalangi pembangunan
“Maka penduduk negeri itu melemahkan semangat orang-orang Yehuda dan membuat mereka takut untuk membangun.”
Nehemia 2:10
Sanbalat dan Tobia marah
“Ketika Sanbalat, orang Horon, dan Tobia, hamba orang Amon, mendengar hal itu, mereka sangat tidak senang karena ada orang yang datang mengusahakan kesejahteraan orang Israel.”
Mazmur 44:14-15
dihina musuh
“Engkau membuat kami menjadi sindiran di antara bangsa-bangsa, kepala orang banyak geleng-geleng kepala.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Nehemia 4:1
✕ Sering dikira
Beberapa orang mengira Sanbalat marah karena tembok itu mengancam keamanan Samaria secara militer.
✓ Yang sebenarnya
Kemarahan Sanbalat lebih karena alasan politik dan prestise: Yerusalem yang kuat akan melemahkan kekuasaannya.
✕ Sering dikira
Ejekan 'orang Yahudi yang lemah' dianggap sebagai komentar tentang kondisi fisik mereka.
✓ Yang sebenarnya
Itu adalah ejekan psikologis dan politik, merendahkan kemampuan mereka untuk membangun kembali.
Renungan
Renungan Singkat Nehemia 4:1
Kemarahan dan ejekan sering kali muncul dari rasa iri atau takut. Saat kita melakukan hal baik, mungkin ada yang tidak suka, tetapi jangan biarkan hal itu menghentikan kita.
Tuhan, berilah aku keteguhan hati saat menghadapi ejekan, dan tolong aku untuk terus fokus pada panggilan-Mu. Amin.