Para nabi palsu dipermalukan

Mikha 3:7

Peringatan bagi para pemimpin yang korup

PerikopTeguran bagi Pemimpin dan Nabi Palsu di Israel · Mikha 3:1-12 →
““Para pelihat akan dipermalukan, dan para peramal akan dicela, Ya, mereka semua akan menutupi mulutnya, sebab tidak ada jawaban dari Allah.””

Mikha 3:7 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mikha 3:7?

Para nabi palsu akan dipermalukan dan peramal akan malu karena tidak ada jawaban dari Tuhan. Mereka yang mengaku mendapat penglihatan akan terbungkam, sebab Allah tidak berbicara melalui mereka. Ini adalah konsekuensi dari penolakan mereka terhadap kebenaran.

Latar belakang

Mikha menubuatkan kehancuran para nabi palsu

Para nabi palsu yang selama ini menyesatkan umat akan mengalami malam yang gelap tanpa penglihatan, dan hari akan menjadi kelam bagi mereka. Mereka akan dipermalukan dan harus menutupi mulut mereka karena tidak ada jawaban dari Allah.

Di mana

Yerusalem

Di wilayah Yehuda, kemungkinan di gerbang kota atau pasar

Kapan

~735 SM

Monarki Akhir

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Korupsi merajalela
Kehancuran Yerusalem
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Mikha

Nabi dari Moresyet, ~750 SM, penuh kuasa Roh

P

Kepada

Para nabi palsu

Nabi yang menyesatkan umat, mencari keuntungan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רֹאֶה

ro'eh · pelihat

Orang yang melihat penglihatan, sinonim untuk nabi

קֹסֵם

qosem · peramal

Peramal, sering kali dalam konteks negatif (palsu)

עָטָה

atah · ditelanjangi

Menutup, membungkus, di sini berarti menutup mulut

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa para nabi palsu yang mengaku melihat penglihatan dan meramal akan kehilangan kemampuan itu dan dipermalukan secara terbuka.

Tahukah kamu

Menutupi mulut adalah tanda malu

Dalam budaya Israel kuno, menutupi mulut atau kumis adalah tanda duka dan malu, seperti yang dilakukan para penderita kusta (Imamat 13:45).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mikha 3:7

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mikha 3:7

✕  Sering dikira

Mikha sedang berbicara tentang dirinya sendiri atau nabi-nabi yang setia di masa depan.

✓  Yang sebenarnya

Konteks menunjukkan ini adalah penghakiman terhadap para nabi palsu yang menyesatkan umat.

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya berlaku untuk zaman Mikha, tidak relevan untuk masa kini.

✓  Yang sebenarnya

Prinsip bahwa Tuhan tidak akan membiarkan penyesatan berlangsung selamanya tetap relevan; ini peringatan bagi semua pemimpin rohani.

Renungan

Renungan Singkat Mikha 3:7

Jangan mudah percaya pada orang yang mengaku menyampaikan firman Tuhan tetapi hidupnya tidak sesuai. Perhatikan buah kehidupan mereka. Jika mereka tidak menghormati Tuhan, jangan ikuti mereka, karena jawaban Tuhan tidak akan datang melalui mereka.

Ya Tuhan, jadikanlah kami peka untuk membedakan suara-Mu dan menjauh dari pengajaran yang palsu, Amin.