Ratapan di ruang gelap

Mazmur 88:1

Seruan dari kedalaman

PerikopNyanyian atas Penderitaan yang Terdalam · Mazmur 88:1-18 →
“Sebuah Nyanyian. Mazmur Korah. Untuk pemimpin pujian: Menurut Mahalat Leanot. Nyanyian Heman, orang Ezrahi. (88-2) Ya TUHAN, Allah keselamatanku, aku telah berseru pada waktu siang dan malam di hadapan-Mu.”

Mazmur 88:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 88:1?

Mazmur 88:1 adalah pembukaan doa yang sungguh-sungguh dari pemazmur, Heman, yang berseru kepada TUHAN siang dan malam. Ini menunjukkan bahwa dalam penderitaan yang paling gelap, kita tetap bisa datang kepada Allah yang menyelamatkan, meskipun keadaan tampak tanpa harapan.

Latar belakang

Seruan siang dan malam

Heman berada dalam penderitaan yang sangat dalam, merasa seperti di ambang kematian. Dia berseru kepada TUHAN setiap saat, siang dan malam, memohon pertolongan.

Di mana

Yerusalem

Di tempat yang gelap dan sunyi, mungkin ruang sakit atau penjara

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Janji Allah kepada Daud
Kerajaan terpecah
Kamu di sini
H

Yang berbicara

Heman, orang Ezrahi

Pemazmur, mungkin seorang Lewi, yang sedang menderita berat

T

Kepada

TUHAN (Yahweh)

Allah Israel, yang tampaknya diam

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יהוה

YHWH · TUHAN

Nama pribadi Allah Israel, yang setia pada perjanjian-Nya

ישועה

yeshu'ah · keselamatanku

Pertolongan, kelepasan, atau kemenangan yang diberikan Allah

שׁוע

shava' · berseru

Berteriak minta tolong, memanggil dengan keras

Heman menyebut TUHAN sebagai 'Allah keselamatanku' tetapi harus berseru dengan nyaring, menunjukkan bahwa iman dan pergumulan bisa berjalan beriringan.

Tahukah kamu

Mazmur paling kelam

Mazmur 88 adalah satu-satunya mazmur yang berakhir tanpa harapan atau pujian, tidak seperti mazmur ratapan lainnya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 88:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 88:1

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya untuk orang yang sangat berdosa atau tidak beriman.

✓  Yang sebenarnya

Heman adalah pemazmur yang saleh, tetapi tetap menderita; ini menunjukkan bahwa penderitaan bisa dialami orang percaya.

✕  Sering dikira

Allah tidak mau mendengar doa Heman, sehingga dia harus berseru terus.

✓  Yang sebenarnya

Seruan siang malam adalah ekspresi iman dan ketekunan, bukan tanda Allah tidak mendengar.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 88:1

Jangan berhenti berdoa meski merasa Tuhan jauh. Mulailah hari Anda dengan berseru kepada-Nya, dan akhiri dengan penyerahan, karena Dia adalah Allah keselamatan Anda.

Ya TUHAN, Allah keselamatanku, ajari aku untuk terus berseru kepada-Mu siang dan malam, percaya bahwa Engkau mendengar seruanku. Amin.