Guruh dan kilat mengguncang bumi

Mazmur 77:18

Merenungkan Kuasa Allah di Tengah Kesesakan

PerikopPerbuatan TUHAN pada Masa Lampau · Mazmur 77:1-20 →
“(77-19) Suara gemuruh-Mu mengelilingi, halilintar menerangi dunia, bumi bergetar dan berguncang.”

Mazmur 77:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 77:18?

Suara guntur Allah bergema, kilat menyambar ke seluruh dunia, dan bumi bergetar. Ini adalah gambaran teofani, yaitu saat Allah menampakkan diri, yang digambarkan dengan fenomena alam yang dahsyat.

Latar belakang

Efek badai: bumi gemetar

Asaf melanjutkan deskripsi badai: suara gemuruh menggema, kilat menyambar ke bumi, dan bumi bergetar. Semua elemen menunjukkan kuasa Allah yang dahsyat dalam kendali-Nya.

Di mana

Yerusalem

Di Bait Allah, saat ibadah

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Israel bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembebasan dari Mesir
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Asaf

Pemimpin paduan suara di Bait Allah, ~1000 SM

J

Kepada

Jemaat Israel

Umat pilihan Allah yang sedang mengalami kesesakan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רַעַם

ra'am · Guruh

Guruh, suara keras dari langit

סָבִיב

saviv · Mengelilingi

Di sekeliling, semua arah

רָגַז

ragaz · Berguncang

Gemetar, gempa, terguncang

Kata 'ra'am' dan 'saviv' menunjukkan guruh yang menyeluruh, sementara 'ragaz' menekankan respons fisik bumi. Ini menggambarkan bahwa Allah berdaulat atas ciptaan dan bumi merespons dengan gentar.

Tahukah kamu

Guruh sebagai suara Allah

Frasa 'suara gemuruh-Mu' dalam bahasa Ibrani (kol ra'am) juga dipakai untuk suara TUHAN di Gunung Sinai (Keluaran 19:16). Ini mengingatkan kembali pada peristiwa pemberian hukum Taurat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 77:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 77:18

✕  Sering dikira

Menganggap ayat ini hanya tentang badai biasa dan bukan tindakan Allah.

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks renungan Asaf, ini adalah pernyataan iman bahwa Allah di balik semua fenomena alam.

✕  Sering dikira

Menganggap bumi benar-benar berguncang karena Allah marah kepada Asaf.

✓  Yang sebenarnya

Bumi berguncang menandakan kedahsyatan Allah, bukan murka pada Asaf; konteksnya adalah pembebasan.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 77:18

Kita mungkin tidak mengalami guntur dan gempa secara harfiah, tapi kita bisa merasakan kehadiran Allah dalam doa dan firman. Respon yang tepat adalah berserah dan berdiam diri di hadapan-Nya.

Allah yang dahsyat, buat hatiku selalu peka terhadap kehadiran-Mu, dan ajar aku untuk berdiam diri di hadapan-Mu dalam kagum dan hormat. Amin.