Seruan dan Pujian di Mulut
Mazmur 66:17
Ucapan Syukur atas Pembebasan
“Aku memanggil-Nya dengan mulutku; pujian bagi-Nya ada pada lidahku.”Mazmur 66:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kepada-Nya aku telah berseru dengan mulutku, kini dengan lidahku aku menyanyikan pujian.”Mazmur 66:17 · TB
Terjemahan Baru
“Aku telah berseru minta tolong kepada-Nya; sekarang kunyanyikan pujian bagi-Nya.”Mazmur 66:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“I cried unto him with my mouth, and he was extolled with my tongue.”Mazmur 66:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 66:17?
Pemazmur mengingat bahwa saat ia berseru kepada Allah, mulutnya juga memuji. Doa dan pujian berjalan beriringan, menunjukkan hubungan yang hidup dengan Tuhan.
Latar belakang
Doa dan Pujian dalam kesesakan
Pemazmur menyatakan bahwa ia berseru kepada Allah dengan mulutnya, dan pujian sudah ada di lidahnya. Ini menunjukkan hubungan yang erat antara doa dan pujian, terutama saat mengalami kesesakan.
Di mana
Yerusalem
Di area bait suci, saat mempersembahkan kurban
Kapan
~1000 SM
Kerajaan Daud
Yang berbicara
Pemazmur
Pemimpin pujian, mungkin seorang Lewi, berusia ~40 tahun
Kepada
Orang-orang yang Takut akan Allah
Umat yang setia, mungkin jemaat di bait Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קָרָאתִי
qarati · memanggil
berseru dengan nama
בְּפִי
befi · mulutku
bukan hanya dalam hati
רוֹמְמוּת
romemut · pujian
meninggikan Allah
Doa yang diucapkan (bukan hanya dipikirkan) dan disertai pujian menunjukkan keyakinan yang aktif. Pujian adalah bagian dari doa, dan doa adalah pujian.
Tahukah kamu
Pujian dalam Doa
Dalam tradisi ibadah Israel, doa sering kali disertai dengan pujian, bahkan sebelum jawaban datang, sebagai bentuk iman.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 66:17
Mazmur 50:15
Doa dalam kesesakan
“Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau.”
Mazmur 116:2
Seruan dan jawaban
“Sebab Ia mencondongkan telinga-Nya kepadaku, maka aku akan berseru seumur hidupku.”
Filipi 4:6
Doa dan permohonan
“Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah keinginanmu kepada Allah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 66:17
✕ Sering dikira
Menganggap pujian hanya untuk saat berhasil, bukan saat susah.
✓ Yang sebenarnya
Pemazmur justru memuji saat dalam kesesakan sebagai wujud iman.
✕ Sering dikira
Mengira doa harus selalu berbisik atau di dalam hati, padahal di sini jelas diucapkan dengan mulut.
✓ Yang sebenarnya
Doa dapat diucapkan dengan suara; ini contohnya.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 66:17
Dalam setiap doa, sisipkan pujian. Mengucap syukur sebelum meminta menunjukkan iman bahwa Allah sanggup menjawab sesuai kehendak-Nya.
Ya Tuhan, jadikan pujian sebagai napas doaku, agar setiap permohonanku selalu disertai ucapan syukur. Amin.